in

Saat Mampir di D’Santri Caffee, Ini Pesan Pakde Bas Kepada Pemilik Kafe

Pakde Bas ditemani Owner D’Santri Coffee, Gus Taufiq, Rabu malam (25/8/2021).

 

HALO KENDAL – D’Santri Coffee Kaliwungu, Kendal, adalah usaha kafe yang dikelola dan dijalankan oleh para santri. Tujuannya, di samping belajar ilmu agama, para santri juga diajarkan bagaimana cara berwirausaha.

Selain harga makanan dan minuman yang ditawarkan di kafe ini sangat terjangkau, lokasinya pun juga strategis. Yakni di tepi jalan utama Semarang-Kendal, tepatnya di Desa Karangtengah, Kecamatan Kaliwungu.

Merasa penasaran, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki pun menyempatkan diri untuk mampir di D’Santri Coffee, Rabu malam (25/8/2021).

Wabup yang akrab disapa Pakde Bas tersebut memesan singkong goreng, teh tubruk dan semangkuk mi. Sementara Owner dan Founder D’Santri Coffee, Gus Taufiq, ikut menemani Pakde Bas.

Saat berbincang dengan Gus Taufiq, Pakde Bas mengingatkan, walaupun tidak masuk level 4, peraturan tetap tidak banyak berubah. Hanya saja ada sedikit kelonggaran.

“Perlakuannya sama, kaitannya warung kopi atau kafe boleh buka, boleh juga makan di tempat selama 30 menit. Kalau dulu kan take way, kalau sekarang boleh,” kata Pakde Bas, Rabu malam (25/8/2021).

Setelah hidangan santab malam habis, Wabup bergegas pamit untuk kembali melanjutkan perjalanan.

“Yang penting sudah makan dan minum, rasa penasaran saya sudah hilang,” tukas Pakde Bas.

Sementara itu, usai menemani Wabup, Gus Taufiq menjelaskan, konsep D’Santri Coffee ini bisa dijadikan tempat belajar bagi para santri untuk berwirausaha.

“Termasuk di dalam produksi, yaitu meracik, membuat makanan dan minuman, termasuk juga belajar bagaimana menjadi seorang entrepreneur dalam usaha kuliner,” terangnya.

Menurut Taufiq, dengan standar pelayanan yang umum digunakan sebagaimana kafe biasanya, menjadikan D’Santri siap memberikan pelayanan kepada khalayak umum.

Seperti kafe pada umumnya, lanjut Taufiq, D’Santri mempunyai berbagai macam menu makanan dan minuman dengan standar kafe yang ada.

“Kami menyediakan aneka minuman kopi, teh dan jus. Kemudian aneka makanan seperti pisang goreng, roti bakar, kentang goreng, singkong goreng dan lain-lain,” jelasnya.

Sebagai penutup, Gus Taufiq mengungkapkan, saat ini D’Santri sudah membuka beberapa cabang di Kendal.

“Kami buka di Ringinarum, kemudian Kaliwungu ada dua, di Weleri dan tempat lain. Dan sebentar lagi kita akan launcing di Kecamatan Patean,” pungkas Gus Taufiq.(HS)

Share This

Tingkatkan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Seminar Nasional Digelar LPPM USM

Percepatan Vaksinasi, Klaten Siapkan 538 Vaksinator