in

Saat Kaligawe dan Wilayah Genuk Banjir, Wali Kota Semarang Terima Penghargaan Pembangunan

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menerima langsung penghargaan tersebut yang diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono di gedung Gradika Bhakti Praja, kompleks Gubernuran Jalan Pahlawan Semarang, Selasa (9/4/2019).

 

HALO SEMARANG – Tepat di saat kawasan Kecamatan Genuk dan Kaligawe, Kota Semarang, Selasa pagi (9/4/2019) terendam banjir akibat hujan deras yang terjadi Senin (8/4/2019) malam, Pemkot Semarang berhasil mengukir prestasi prestisius dengan menyabet Peringkat 1 Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Selasa (9/4/2019) bertempat di gedung Gradika Bhakti Praja, kompleks Gubernuran Jalan Pahlawan Semarang, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menerima langsung penghargaan tersebut yang diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono.

Usai menerima penghargaan, Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi merasa senang dan bersyukur. Apalagi tahun sebelumnya Kota Semarang hanya menempati peringkat 4 se-Jawa Tengah.

“Tahun kemarin Kota Semarang hanya berada di peringkat 4 dan mendapat predikat B. Kemudian kami evaluasi mulai dari tahapan proses penyusunan RKPD, serta perbaikan pada capaian pembangunan yang diraih Kota Semarang. Alhamdulillah tahun ini berhasil menjadi yang terbaik di Provinsi Jawa Tengah dan mendapat predikat A,” ujar Hendi.

Dirinya yakin keberhasilan Kota Semarang ini merupakan wujud suksesnya program Bergerak Bersama yang menjadi konsep pembangunan Kota Semarang. “Saya meyakini keberhasilan ini merupakan buah dari konsep pembangunan Bergerak Bersama, di mana setiap elemen di Kota Semarang memiliki andil besar dalam pembangunan saat ini,” tandas Hendi.

Keberhasilan Kota Semarang meraih peringkat 1 mengalahkan 34 kabupaten/kota lain di Jawa Tengah setelah mendapat nilai terbaik dalam penilaian RKPD Kab/Kota dan dokumen inovasi, serta melewati verifikasi dan wawancara. Menurut rilis Bappeda Provinsi Jawa Tengah, aspek yang dinilai yaitu proses penyusunan dokumen dan kualitas dokumen RKPD, Inovasi dan Pencapaian Pembangunan.

Kepala Bappeda Kota Semarang, Bunyamin menambahkan, karena menjadi yang terbaik di tingkat Jawa Tengah, selanjutnya Kota Semarang maju ke penilaian tingkat nasional dan sudah berhasil masuk 10 besar kota dengan pembangunan terbaik. Pada tanggal 1 dan 2 Maret 2019 kamarin, juga sudah dilakukan verifikasi lapangan oleh penilai dari Bappenas yang hasilnya akan disampaikan saat Musrenbang Nasional pada bulan Mei di Jakarta.

Sementara, dalam waktu bersamaan dengan penerimaan penghargaan itu, sejak Selasa (9/4/2019) pagi, lalu lintas di sepanjang jalan Kaligawe tersendat karena digenangi air setinggi 40 centimeter. Kondisi tersebut tentunya mengganggu aktivitas pengguna jalan hingga mengakibatkan kemacetan sampai masuk ke wilayah Kabupaten Demak.

Pengguna jalan harus hati-hati dan ekstra waspada saat melintasi Jalan Raya Kaligawe menuju Genuk atau arah sebaliknya. Ratusan kendaraan terjebak macet, baik dari arah Jalan Raya Kaligawe, arteri Yos Sudarso maupun dari Sayung menuju Kaligawe.

Bahkan banyak kendaraan baik minibus maupun motor mogok di tengah genangan banjir. Sejumlah warga ikut membantu mendorongnya dari genangan agar kemacetan tak bertambah parah.

“Saya terpaksa lewat Kaligawe, ternyata terendam banjir. Tadi malam hujan deras sehingga terjadi genangan air yang terus meninggi,” ujar salah satu pengendara, Karyadi, warga Demak.

Kondisi tersebut tentunya disayangkan oleh banyak pengguna jalan. Pasalnya, banjir terjadi saat jam-jam sibuk. Di mana banyak warga yang hendak pergi ke tempat kerja. Untuk titik yang paling parah tergenang banjir yaitu di depan Polsek Genuk.

Genangan banjir sampai di atas lutut orang dewasa. Beberapa kendaraan yang nekat menerjang akhirnya mogok di tengah jalan. Bahkan, karena kemacetan arus lalu lintas di kawasan Kaligawe dan Genuk, membuat sejumlah pengguna jalan memilih putar balik mencari jalur alternatif lain.(HS)

Jelang Ramadan Harga Bawang Putih Malah Naik

Patrick Mota Akui Segera Merapat ke Semarang