in

Ruas Jalan Tembus Jangli – Undip Ambles, Wali Kota Semarang Minta Pembangunan Dikaji Kembali

Ruas jalan alternatif Jangli menuju kampus Universitas Diponegoro (Undip) di beberapa bagian terlihat mengalami retak dan ambles.

 

HALO SEMARANG – Ruas Jalan tembusan Jangli menuju kampus Undip Semarang terlihat di beberapa bagian mengalami retak-retak dan ambles.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta pembangunan jalan tersebut dikaji kembali. Mengingat jalan tembus tersebut baru selesai dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang pada Februari 2023 lalu.

Menurutnya, satu di antaranya, perlu adanya saluran di tepi jalan untuk menampung debit air saat hujan.

“Di sana seperti tanah lempung. Sehingga kena air pecah. Harus dibuatkan saluran. Kalau tidak ada saluran terjadi longsor,” ujarnya.

Seharusnya, lanjut Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita G Rahayu, pembangunan jalan harus dibarengi dengan pembuatan saluran. Sehingga, jika terjadi hujan air akan langsung masuk ke saluran. Sebelumnya, sudah dilakukan pembuatan saluran. Namun saluran dibongkar karena langsung masuk ke salah satu perumahan dan mengenai lapangan voli. Pihaknya pun sudah melakukan mediasi untuk pembuatan saluran guna mencegah kejadian serupa.

“Syaratnya gampang. Mereka setelah dibongkar, dikembalikan lagi. Komunikasi saja yang terputus. Insya-Allah air akan masuk ke saluran, tidak ke jalan,” paparnya.

Kini, jalan amblas itu tengah dilakukan perbaikan. Alat berat dikerahkan untuk perbaikan jalan. Ada sejumlah beton u-ditch di tepi jalan untuk pembuatan saluran.

Diakui Mbak Ita, pembangunan Jalan tembus Jangli – Undip memang belum rampung seluruhnya karena seharusnya memang dilakukan secara bertahap. Dan ditargetkan, pembangunan selesai pada tahun 2024 mendatang.(HS)

Pelaku UMKM di Kendal Didorong Kembangkan Usaha Melalui Digitalisasi

15 Tim Kecamatan Ikuti Ajang Gala Siswa Indonesia Tingkat Kabupaten Kendal