RSUD KRMT Wongsonegoro Terima Bantuan Ventilator Dari Program Aspirasi Komisi VII DPR RI

Penyerahan bantuan ventilator, dari Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Bambang Wuryanto kepada Direktur Utama RSUD KRMT Wongsonegoro Susi Herawati, Kamis (5/11) di RSUD Wongsonegoro. (Foto : dok)

 

HALO SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang mendapatkan bantuan dua alat ventilator darurat BPPT3S-LEN, yang dikembangkan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Bantuan tersebut merupakan komponen vital, dalam menunjang hidup pasien Covid-19 yang tengah dalam kondisi kritis.

Alat Ventilator tersebut diberikan secara langsung oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Bambang Wuryanto kepada Direktur Utama RSUD KRMT Wongsonegoro Susi Herawati, Kamis (5/11) di RSUD Wongsonegoro.

Penjabat sementara (Pjs) wali kota Semarang, Tavip Supriyanto dalam sambutannya mengatakan bahwa ventilator ini adalah kebutuhan yang sangat penting, dalam menghadapi Pandemi Covid-19.

“Apresiasi dan rasa terima kasih kami berikan khususnya kepada Bapak Bambang Wuryanto, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI yang telah berinisiatif untuk membantu Kota Semarang melalui penyerahan hibah berupa alat ventilator ini,” ujar Tavip.

Diakui Tavip jika sejauh ini kasus pasien Covid-19 di Kota Semarang jumlahnya masih fluktuatif. Setelah libur panjang kemarin, di Kota Semarang tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19.

“Hanya saja kemarin yang cukup viral adalah kasus yang terjadi di Manyaran, namun Alhamdulillah saat ini lurahnya sudah terkonfirmasi negatif,” lanjut Tavip.

Meskipun sangat membantu, dirinya berharap masyarakat tetap berupaya mengurangi penyebaran Covid-19, dengan menerapkan protokol kesehatan secara tertib, seperti memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun, makan teratur, berolah raga dan meningkatkan imunitas dengan mengkonsumsi madu atau multivitamin lainnya.

“Alhamdulillah, sampai hari ini upaya-upaya yang kita lakukan dalam memutus mata rantai persebaran Covid-19, telah kita lakukan secara optimal, baik operasi yustisi, edukasi dan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat,” ujar Tavip.

Sementara itu, Koordinator Evaluasi dan Pelaporan Kinerja BPPT, Irsan Zainudin mengatakan jika bantuan alat penanganan Covid-19 yang diberikan ini, merupakan hasil rekayasa atau inovasi BNPT yang yang sudah lolos uji, dan sudah diproduksi massal oleh untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat atau lembaga kesehatan yang ada di Indonesia.

“Kami berharap bantuan berupa alat ventilator ini nantinya bisa membantu Pemerintah Kota Semarang di dalam menangani pasien Covid-19,” harap Irsan.

Senada dengan Pjs wali kota Semarang, Direktur Utama RSUD KRMT Wongsonegoro, Susi Herawati juga menyampaikan ucapan terima kasih. Pihaknya merasa sangat terbantu dengan ventilator yang diberikan sehingga harapannya bisa bermanfaat dalam menangani pasien yang membutuhkan.

“Nantinya ventilator ini akan kami gunakan untuk merawat pasien yang membutuhkan perawatan intensif seperti gangguan pernafasan,” terang Susi. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.