in

RS Rujukan Covid-19 Di Kendal Mendapat Bantuan Oksigen Dari Dompet Dhuafa

Penyerahan bantuan tabung oksigen dari Dompet Dhuafa Jawa Tengah kepada RS Baitul Hikmah Gemuh Kendal, Senin (16/8/2021).

 

HALO KENDAL – Kebutuhan oksigen meningkat tajam selama puncak pandemi Covid-19, membuat banyak rumah sakit sempat kekurangan stok oksigen. Berangkat dari itulah Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan tabung oksigen lengkap dengan regulator kepada beberapa rumah sakit.

Bantuan melalui program Donasi Sedekah Oksigen ini juga disalurkan ke beberapa rumah sakit di Jawa tengah, salah satunya Rumah Sakit Baitul Hikmah, di Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Senin (16/8/2021).

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Satria Nova mengatakan, donasi kemanusiaan dari Dompet Dhuafa berupa donasi sedekah oksigen.

Menurutnya, ini merupakan donasi dari beberapa donatur, yakni 14 paket oksigen dari Audy Dental, 53 paket dari KitaBisa.com, dan 33 paket dari Matahari Group.

“Kami berharap, bantuan ini bisa meringankan beban rumah sakit dalam menangani pasien Covid-19 dengan gejala hipoxia, sehingga segera tertangani. Ada ratusan tabung yang kami disalurkan ke beberapa rumah sakit,” jelas Satria Nova.

Direktur RSU Baitul Hikmah, dr Luqman Hakiem mengatakan, mayoritas pasien Covid-19 yang dirawat merupakan pasien bergejala hipoksia atau kekurangan oksigen.

“Sebelum dikasih obat-obatan lain, satu-satunya cara yang harus segera kami lakukan hanya dengan terapi oksigen,” terangnya.

Menurut Luqman, saat ini pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Baitul Hikmah jumlahnya hanya sekitar delapan pasien.

“Namun, berkaca dari pengalaman ketika pandemi memuncak, perlu lebih ditingkatkan stok medis dan persediaan oksigen agar kejadian kemarin tidak berulang,” ujarnya.

Ditambahkan, pada masa puncak kemarin, penggunaan oksigen meningkat sangat tajam. Bahkan kebutuhan tiap pasien bisa mencapai 15 liter per menit atau satu meter kubik untuk per 30 menit.

“Padahal saat itu kondisi oksigen sangat sedikit, namun jumlah pasien yang dirawat sangat banyak, bahkan sampai 30 pasien,” pungkas Luqman.(HS)

Share This

Kondisi Jateng Membaik, Ganjar; Jangan Lengah

Meski Sederhana, Wali Kota Semarang Minta Peringatan HUT RI Tak Hilang Makna