in

RS Darurat Covid-19 Asrama Haji Donohudan Ditargetkan Beroperasi Awal Agustus

Asrama Haji Donohudan (Foto : Jatengprov.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), menargetkan Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali sudah dapat digunakan sebagai rumah sakit (RS) darurat Covid-19, pada awal Agustus.

“Kami sedang menyiapkan Gedung Madinah, untuk fasilitas isolasi dan treatment pasien Covid-19 berkapasitas 352 tempat tidur, terdiri atas 344 tempat tidur perawatan dan 8 tempat tidur high care unit (HCU), dengan melibatkan 128 pekerja,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, seperti dirilis Setkab.go.id, Kamis (29/07).

RS Darurat ini ditargetkan dapat menampung pasien Covid-19 bergejala ringan dan sedang di Solo Raya, termasuk Solo, Boyolali, Sragen, dan Klaten.

“Mudah-mudahan 31 Juli 2021 sudah selesai semua dan alat kesehatan (alkes) masuk, sehingga 2 Agustus 2021 sudah bisa dioperasikan,” kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Pembangunan RS Darurat Asrama Haji Donohudan ini, menggunakan anggaran sebesar Rp 30 miliar dan saat ini progres konstruksinya telah mencapai 40 persen. Fasilitas bangunannya antara lain HCU, poliklinik, nurse station, ruang screening, laboratorium, ruang isolasi, ruang petugas, ruang dokter dan perawat, ruang logistik, rekam medik, x-ray mobile, transit jenazah, hingga area penerimaan makanan. (HS-08)

Share This

Pemerintah Percepatan Pelaksanaan Anggaran Daerah Guna Penanganan Covid-19

Karanganyar raih Penghargaan KLA Tingkat Pratama