in

RPH Boyolali Bersiap Potong Hewan Kurban dengan Perlakuan Khusus

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali, Lusia Dyah Suciati. (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, telah mengimbau masyarakat untuk menyembelih hewan kurban yang terindikasi terkena penyakit mulut dan kuku (PMK), di rumah potong hewan (RPH).

Hal tersebut dilakukan guna memastikan keamanan dan kesehatan hewan yang akan didistribusikan ke masyarakat.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali, Lusia Dyah Suciati bahwa perlakuan pemotongan hewan terindikasi PMK, harus terpisah dengan hewan lainnya.

Hal ini agar bagian yang diindikasi merupakan tempat virus PMK, dapat tertangani terlebih dahulu, seperti kepala, kaki, dan jeroan sapi dapat dibakar atau direbus sesuai arahan dokter yang memeriksa hewan.

“Tujuannya adalah untuk mengendalikan penyebaran virus PMK,” kata dia, Jumat (8/7/2022) seperti dirilis boyolali.go.id.

Dia juga mengatakan, Bupati Boyolali juga telah mengeluarkan surat edaran Nomor 1311 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Kurban dan Penyembelihan Hewan dalam Situasi Wabah PMK di Kabupaten Boyolali.

Salah satu ketentuan dalam surat edaran itu, hewan kurban yang akan disembelih, harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), yang berikan dokter hewan Disnakkan Kabupaten Boyolali.

Masyarakat yang menyembelih hewan di RPH, hanya perlu membayar Rp 35.000 untuk sapi betina dan Rp 25.000 untuk sapi jantan, dengan daya tampung RPH 100 ekor setiap hari.

Pihaknya juga menegaskan, bahwa daging dari sapi yang terindikasi PMK, dengan gejala ringan masih dapat dikonsumsi, asal dimasak secara benar.

“Aman itu, secara konsumsi aman. Perlakuan ini adalah untuk mengendalikan penyebaran virus selama masaknya benar. Dimasak minimal 30 menit, direbus dengan suhu di atas 70 derajat, tanpa sebelumnya dicuci. Direbus, dibuang airnya,” katanya.

RPH yang telah memenuhi syarat untuk menyembelih hewan terindikasi PMK, harus selalu menyemprotakan disinfektan pada sarana dan prasarana setiap selesai penanganan penyembelihan.

Tempat pemusnahan organ yang menjadi sumber PMK juga sudah harus dipersiapkan. (HS-08)

Iduladha 1443 H, Pemkot Pekalongan Salurkan Hewan Kurban ke 3 Masjid dan 11 Lembaga

Disporapar Gelar Ajang Final Pemilihan Duta Wisata Mas dan Mbak Boyolali 2022