Rp 40 Miliar Untuk Program Kotaku di Bandengan, Dico: Anggaran Dari Pusat

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto didampingi Sekda Kendal, saat memberikan keterangan pers usai mengikuti Peringatan Isra’ Mi’raj di Pendopo Kabupaten Kendal, Rabu (10/3/2021).

 

HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal serius menata kawasan kumuh dengan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dan rancana pembangunan dermaga di Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kendal.

Hal ini disampaikan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto usai mengikuti acara Peringatan Isra’ Mi’raj di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Rabu sore (10/3/2021).

Acara yang dihadiri Bupati Dico M Ganinduto dan Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki bersama sejumlah Forkopimda, diikuti beberapa organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan yang ada di Kendal, serta diikuti oleh 20 kecamatan dan 286 desa secara virtual.

Menurut Bupati, pemerintah daerah serius dalam menggarap kawasan kumuh agar lebih tertata. Selain itu fokus kepada peningkatan kesejahteraan nelayan di Kendal.

“Program Kotaku ini menyasar kepada perkampungan kumuh di wilayah Kendal, salah satunya adalah kampung nelayan di Kelurahan Bandengan dan Kelurahan Karangsari Kecamatan Kendal,” terangnya.

Dico mengatakan, dalam waktu dekat dirinya akan membahas hal tersebut bersama OPD terkait, sehingga beberapa usulan dari nelayan bisa ditemukan solusinya.

“Kita akan kaji dulu beberapa usulan dari nelayan di Bandengan, di antaranya terkait dengan normalisasi sungai, kemudian rencana pemindahan TPI di dekat dermaga dan rencana pembangunan dermaga untuk bisa berlabuh kapal. Selain itu juga pembuatan stasiun pengisian BBM khusus nelayan di pinggir laut,” terangnya.

Terkait dengan jumlah anggaran, Dico menegaskan, anggarannya semua dari pemerintah pusat.

“Total anggaran yang dibutuhkan sekitat Rp 40 milliar. Insya-Allah nanti anggaran dari pusat sebesar Rp 25 miliar dan sisanya akan kita cari lagi,” pungkas Dico.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.