in

Riyan Ardiansyah Jadi Penyelamat PSIS

Riyan Ardiansyah sukses menjadi penyelamat PSIS dengan mencetak gol satu-satunya di laga lawan Arema FC pada laga lanjutan Liga 1 2022/2023 di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Sabtu (21/1/2023).

HALO SEMARANG – PSIS sukses menundukkan tamunya Arema FC dengan skor 1-0 pada laga lanjutan Liga 1 2022/2023 di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Sabtu (21/1/2023). Pemain pengganti, Riyan Ardiansyah sukses menjadi penyelamat PSIS dengan mencetak gol satu-satunya di laga ini pada menit 81. Memperoleh umpan melambung dari Carlos Fortes, Riyan mampu mengontrol bola dengan baik, sebelum melakukan gocekan dan melesakkan tendangan keras ke gawang Armea FC yang dijaga Adilson Maringa.

Gol semata wayang ini menjadi pembuktian bagi Riyan sebagai pemain pengganti yang haus gol. Meski kerap bermain dari bangku cadangan, total kini dirinya sudah mencetak 5 gol di Liga 1 2022/2023.

Atas kemenangan ini, PSIS kini naik ke posisi 8 klasemen sementara dengan 26 poin hasil 19 laga. Sementara bagi Arema, ini merupakan kekalahan beruntun ketiga, dan harus tertahan di posisi 7 klasemen sementara dengan poin 26 hasil 18 laga.

Dari jalannya laga, tim tamu Arema FC lebih memilih untuk mengambil inisiatif menyerang sejak menit-menit awal pertandingan. Arema menerapkan strategi high pressing hingga menyulikan PSIS mengembangkan permainan.

Sementara PSIS lebih mengandalkan serangan balik, melalui dua sektor sayap mereka yang diisi Taisei Marukawa dan Oktafianus Fernando. PSIS memperoleh peluang pertamanya pada menit 10. Pemain asal Jepang, Ryo Fujii mecatatkan tembakan pertama bagi PSIS di menit ke-10 saat menerima umpan tarik dari Taisei Marukawa. Namun percobaannya masih meleset dari sasaran.

Semenit kemudian, striker Armea, Dedik “Drogba” Setiawan memiliki peluang emas saat mendapat umpan terobosan dan hanya tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper PSIS, Adi Satryo. Adi melakukan penyelamatan penting dengan kakinya untuk menggagalkan peluang emas dari Dedik.

Pada menit ke-16, peluang dimiliki Carlos Fortes saat menerima umpan terobosan dari Ryo Fujii di sisi kiri serangan. Namun Carlos kurang tenang untuk mengeksekusi umpan dengan baik. Fortes pun gagal mengarahkan bola ke gawang Adilson Maringa, bola hanya melintas jauh di atas mistar gawang.

Kiper Arema, Adilson melakukan penyelamatan penting menit ke-20 saat Oktafianus Fernando bermanuver di kotak penalti sebelum akhirnya mengarahkan bola ke tiang dekat. Bola pun keluar lapangan dan hanya menghasilkan tendangan sudut bagi PSIS. Upaya dari tendangan sudut pun diamankan dengan baik oleh Adilson.

Baik PSIS maupun PSIS tak banyak memiliki peluang di babak pertama, dan bola lebih kerap berkutat di lapangan tengah.

Pada babak kedua, PSIS mengubah strategi dengan melakukan banyak serangan untuk menyulitkan pertahanan Arema. Serangan demi serangan berhasil dilancarkan oleh Carlos Fortes dkk. Tapi gelombang serangan dari PSIS masih belum berhasil membuahkan gol karena selalu bisa dipatahkan di area pertahanan.

PSIS mendapatkan peluang emas di menit ke-72. Pemain muda yang masuk pada babak kedua, Ridho Syuhada melepaskan tambakan saat menerima umpan di luar kotak penalti, tapi Bagas Adi berhasil memblokirnya dan hanya menghasilkan tendangan sudut bagi PSIS.

Di menit ke-76, Ridho Syuhada kembali menyia-nyiakan peluang dari kesalahan pemain belakang Arema. Gocekannya mampu dipatahkan Sérgio Silva meski tinggal berhadapan satu lawan satu.

Gol yang ditunggu pendukung PSIS akhirnya datang di menit 81. Pemain pengganti yang masuk pada babak kedua, Riyan Ardiansyah berhasil memecah kebuntuan. Ia melepaskan tembakan ke tiang dekat setelah mendapat umpan dari Carlos Fortes di sisi kanan. Adilson gagal menepis tendangan keras mendatar yang dilesakkan Riyan, dan skor berubah 1-0 untuk PSIS.

Di sisa waktu laga, Arema menggempur pertahanan PSIS untuk menyamakan kedudukan. Beberapa peluang berhasil diciptakan tapi tidak ada yang mampu menjadi gol. Skor bertahan 1-0 untuk kemenangan PSIS sampai peluit panjang tanda pertandingan berakhir ditiup oleh wasit.(HS)

Hadiri Haul KH Muhammad Nasuha, Wabup Kendal : Teladani Kebaikan dan Sifat-Sifat Beliau

Ganjar Ingin Porseni NU Rutin Digelar untuk Asah Talenta Santri