in

Ribuan Pegawai Non ASN Pemkot Semarang akan Selesai Tugasnya di Tahun 2023

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Abdul Haris, saat diwawancarai awak media, belum lama ini. 

HALO SEMARANG – Sebanyak 7.000 tenaga kontrak atau non Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Semarang akan selesai tugasnya pada 2023 mendatang. Hal itu menjadi kebijakan tingkat nasional sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Abdul Haris mengatakan, ada sekitar 7.000 tenaga non ASN Pemerintah Kota Semarang. Hingga saat ini, PP 49/2018 belum dicabut sehingga pemkot pun masih mengacu pada PP tersebut.

“Pada 2023, sesuai PP tersebut tidak ada non ASN. Kebijakan kami pegawai Pemkot Semarang yang saat ini berstatus non ASN, pihaknya masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat.l Adapun pada 2021 lalu, non ASN tenaga pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang telah dijadikan sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) melalui seleksi.

“Di Disdik, teman-teman non ASN semua di PPPK sekarang,” katanya.

Dengan bertambahnya 1.135 pegawai ASN baru dan 2.080 PPPK periode 2021 lalu di Pemerintah Kota Semarang, menurutnya, kebutuhan tenaga saat ini sudah cukup. Hanya saja, idealnya masih kurang karena ada pegawai yang pensiun setiap saat. Apalagi, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menginginkan ada RSUD Tipe D Mijen yang telah direncanakan pada 2023 mendatang. (HS-06)

Gelar Bakti Sosial Religi, Polri Bersihkan 11 Ribu Rumah Ibadah di Indonesia

Resmi Dibuka, Liga Santri Piala Kasad di Kendal Diikuti Enam Tim