Ribuan GTT dan PTT di Klaten Terima Insentif

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko, secara simbolis menyerahkan insentif untuk perwakilan guru dan pegawai honorer, di aula SMP 2 Klaten, Selasa (27/10). (Jatengprov.go.id)

 

HALO KLATEN –  Sebanyak 4.321 guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di bidang pendidikan, kini mulai dapat menikmati insentif dari pemerintah. Besar insentif tersebut bervariasi, antara lain tergantung masa kerja.

Seperti seperti dirilis Jatengprov.go.id, Rabu (28/10), misalnya untuk GTT PTT Non-K2 dengan masa kerja satu sampai tiga tahun, bisa memperoleh Rp 1,98 juta per orang.

Adapun untuk masa kerja empat sampai enam tahun memperoleh Rp 2,4 juta per orang, dan masa kerja tujuh sampai sembilan tahun sebanyak Rp 2,7 juta per orang.

Kemudian untuk masa kerja 10-12 tahun, memperoleh Rp 3 juta per orang, dan untuk masa kerja di atas 13 tahun memperoleh Rp 3,3 juta per orang.

Insentif tersebut secara simbolis diserahkan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko, kepada perwakilan guru dan pegawai honorer, di aula SMP 2 Klaten, Selasa (27/10).

Sujarwanto menilai para honorer di bidang pendidikan, memegang peran penting dalam mendidik generasi penerus.

“Saya matur nuwun atas pengabdian panjenengan semua, dan terimalah sebagai bentuk perhatian pemerintah,” kata Sujarwanto.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Wardani Sugiyanto mengungkapkan, 45 persen kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD dan 24 persen KBM di SMP ditopang oleh GTT.

“Penghargaan dan apresiasi Pemkab Klaten atas kinerja para GTT dan PTT agar menjamin keberlangsungan proses pembelajaran pada satuan pendidikan,” ujar Wardani

Wardani berharap, dengan diserahkannya insentif kali ini dapat dijadikan motivasi untuk senantiasa meningkatkan mutu pembelajaran dan meningkatkan layanan pendidikan. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.