Revitalisasi Taman Balekambang Solo Bakal Berlanjut

Direktur Jenderal Cipta Karya, Diana Kusumastuti, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Jumat (26/3) meninjau di Taman Balekambang. (Foto : Surakarta.go.id)

 

HALO SURAKARTA– Pemerintah Pusat memberi sinyal akan melanjutkan revitalisasi Taman Balekambang pada 2021. Lahan yang kini milik Pemprov Jateng itu, menurut rencana juga akan dihibahkan ke Pemkot Surakarta.

Sinyal kelanjutan revitalisasi Taman Bale Kambang itu, disampaikan Direktur Jenderal Cipta Karya, Diana Kusumastuti, setelah bertemu Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Jumat (26/3) di Taman Balekambang.

Dalam kunjungannya, rombongan pejabat tersebut berkeliling, melihat hampir semua fasilitas Taman Balekambang, termasuk gedung kesenian, area open stage, lahan parkir, pagar luar, area yang masih milik Pemprov Jateng, dan gapura taman sisi utara.

Diana memberi sinyal akan segera melanjutkan revitalisasi taman peninggalan Karaton Mangkunegaran tersebut setelah berkeliling meninjau seluruh kawasan Taman Balekambang, termasuk lahan yang masih milik Pemerintah Provinsi Jateng, seluas 11,5 hektare.

“Ini baru langkah awal untuk melanjutkan revitalisasi Taman Balekambang. Yang sudah dibangun mana saja. Yang kurang mana saja. Baru Parkiran dan Pagar yang dibangun ya. Kepastiannya menunggu kunjungan Menteri PUPR, Sabtu (27/3),” kata dia, seperti dirilis Surakarta.go.id.

Sementara Wali Kota Gibran menjelaskan, Pemerintah Kota Surakarta bakal menjadikan Taman Balekambang sebagai Pusat Kebudayaan Kota Surakarta.

“Ya ada beberapa yang nanti kita tambahkan. Beberapa harus kita sentuh dikit lah,” ujar Putra Sulung Presiden Jokowi.

Sekretaris Daerah Surakarta, Ahyani yang mendampingi Wali Kota menjelaskan, Taman Balekambang pada 2019 tercatat dikunjungi 2.600 wisatawan dan hanya kalah dari Candi Borobudur.

Perlu diketahui, pekerjaan tahap pertama dilakukan berupa taman parkir di lahan yang berasal dari dana hibah Pemprov Jateng telah selesai dan sudah difungsikan.

Pembuatan taman parkir kali tersebut termasuk penataan Taman Balekambang tahap pertama. Namun karena pandemi Covid 19, revitalisasi baru dilanjutkan menjelang akhir 2020. Karena itu, hanya sebagian lahan yang digarap dengan alokasi anggaran sekitar Rp 4,3 miliar pada tahap pertama.

Tahap kedua, melanjutkan pekerjaan taman parkir. Selain parkir, tak luput dari sentuhan yakni landscape di area panggung terbuka dan sekitar tribun penonton. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.