Revitalisasi Kota Lama Selesai, Pemkot Tunggu Penyerahan Aset Secara Resmi

Revitalisasi Kota Lama Semarang salah satunya bangunan Museum Kota Lama tinggal menunggu untuk diserahterimakan sementara kepada Pemkot Semarang.

 

HALO SEMARANG – Pengerjaan tahap II lanjutan revitalisasi Kota Lama Semarang telah selesai pada Desember 2020.

Namun, saat ini Pemkot Semarang masih menunggu serah terima resmi dari Kementerian PUPR terkait penyerahan aset di Kawasan Kota Lama.

Namun, sebelum dilakukan penyerahan aset secara resmi, dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan serah terima sementara aset Kota Lama dari Satker ke Pemkot Semarang.

- Advertisement -

Ketua Badan Pengelolaan Kawasan Kota Lama (BP2KL) Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, dengan rampungnya pengerjaan revitalisasi Kawasan Kota Lama pada Desember 2020 ini, selanjutnya tinggal menunggu serah terima aset secara resmi dari Satker Kementerian PUPR.

Namun, sebelumnya, dalam waktu dekat ini akan dilakukan serah terima sementara ke Pemkot Semarang.

“Hal ini agar Pemkot Semarang bisa merawat aset, namun sebelum dilakukan penyerahan aset. Ada beberapa pembenahan yang harus perlu disempurnakan. Yakni yang belum diisi seperti di kolam Museum Kota Lama harus diisi air, dan teratai,” kata Mbak Ita, sapaan akrab Wakil Wali Kota Semarang ini, Rabu, (20/1/2021).

Selain itu, kata Mbak Ita, beberapa kewajiban Satker yang harus diselesaikan lainnya, seperti rumah pompa yang sudah ada kolamnya, tapi belum diisi air. Nantinya, dikhawatirkan rumah pompa ini dijadikan mainan anak-anak, ataupun orang yang tidak bertanggung jawab.

“Rencananya Satker akan menyerahkan sementara beberapa aset di Kota Lama dan kewenangan kepada Pemkot Semarang. Sehingga Pemkot Semarang punya kewenangan untuk merawat aset,” imbuhnya.

Selanjutnya, aset ini diserahkan perawatannya kepada dinas masing-masing.

“Misalnya, untuk sarpras, seperti jalan akan diserahkan Dinas PU, dan taman ke Disperkim, dan kapasitas kendaraan melintas juga dikurangi. Sekarang sudah dipasang portal ketinggian kendaraan,” terangnya.

Namun, lanjut Mbak Ita, sebelum penyerahan sementara ke pihak Pemkot Semarang dari Satker akan melakukan penyempurnaan terlebih dulu.

“Memang arahan dari Pak Wali ada rekayasa lalu lintas, pemasangan bola-bola di pedestrian, karena ada rantainya yang dilepas nanti dibenahi dulu oleh Satker. Baru setelah itu diserahkan sementara ke Pemkot Semarang,” ungkapnya.

Seperti diketahui untuk pengerjaan revitalisasi Kota Lama, meliputi Jalan Sendowo, Suari, dan Kedasih, serta Jalan Merak. Selain, bangunan Museum Kota Lama, juga Pompa Mberok, yang akan difungsikan sebagai pusat informasi Kawasan Kota Lama.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.