in

Rencana Kunjungan Presiden, Jalur Semarang sampai Blora Diusulkan Jadi Jalan Nasional

Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi, didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati ST MM, Selasa (4/1/2022) menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Grobogan, dokter Bambang Pujiyanto MKes bersama Sekda Grobogan, M Sumarsono. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora dan Grobogan, bersama-sama mengusulkan agar jalur Semarang – Grobogan – Blora, yang semula merupakan wewenang Pemerintah Provinsi Jateng, ditingkatkan statusnya menjadi jalan Nasional.

Usulan peningkatan status itu, karena saat ini tonase dan intensitas kendaraan yang melintas di jalur tersebut, sudah melebihi kualitas kelas jalan, sehingga cepat rusak.

Hal itu disampaikan Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi, didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati ST MM, Selasa (4/1/2022) ketika menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Grobogan, dokter Bambang Pujiyanto MKes bersama Sekda Grobogan, M Sumarsono, di ruang VIP Rumah Dinas Bupati Blora.

Kunjungan kerja ini dilakukan untuk membahas rintisan kerja sama pembangunan kedua kabupaten. Diskusi keempat pejabat ini berlangsung santai namun serius, sembari menikmati kopi kothok dan serabi tradisional khas Blora.

“Kami tadi bersama Bu Wabup, menerima kunjungan Pak Dokter Bambang, Wakil Bupati Grobogan yang ditugaskan Ibu Bupati Sri Sumarni, bersama Sekdanya ke Blora. Kami membahas beberapa poin pembangunan, yang akan kami kawal bersama untuk kemajuan kawasan,” kata Bupati Arief.

Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini pun, menjelaskan tentang dua topik pembicaraan, yang dibahas bersama dengan Wakil Bupati Grobogan.

“Tadi kami membahas soal pengajuan peningkatan status jalan Semarang – Purwodadi – Blora, dari jalan provinsi menjadi jalan nasional. Pada 17 Desember lalu telah kami sampaikan bersama dengan Bupati Grobogan, kepada Bapak Presiden, ketika meresmikan Bandara Ngloram,” kata Bupati.

Bupati Blora menyatakan siap mengawal bersama rencana peningkatan status jalan tersebut.

“Kemudian yang kedua, dari Pemkab Grobogan mengusulkan ke Pemerintah Pusat, terkait pembangunan Bendungan Dumpil di Kecamatan Ngaringan, untuk diperbesar dengan membendung Sungai Lusi,” kata Bupati.

Jika usulan ini bisa dikawal bersama oleh kedua Pemkab, maka nantinya Blora juga akan bisa ikut merasakan manfaatnya, karena lokasinya berbatasan dengan Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora.

Usulan itu akan disampaikan kepada Presiden didampingi Kementerian PUPR, ketika berkunjung ke Grobogan dan Blora, Rabu (5/1/2022).

“Maka mohon doanya agar nanti usulan kami bisa langsung direspon positif oleh Pak Presiden,” kata Bupati Arief.

Terkait kunjungan kerja Presiden di Kabupaten Blora, pihaknya menyampaikan bahwa Presiden dijadwalkan akan meresmikan Bendungan Randugunting di Kecamatan Japah, yang telah selesai dibangun Kementerian PUPR, melalui BBWS Pemali Juana.

Sementara itu, Wabup Grobogan, Bambang Pujiyanto menyatakan sangat senang bersilahturahmi dengan pimpinan Kabupaten Blora.

“Alhamdulillah bisa diskusi dengan Pak Bupati dan Bu Wabup Blora, ditemani kopi kothok dan serabi. Serabinya enak, pas. Tadi kita bahas pembangunan kawasan, diantaranya jalan dan usulan bendungan. InshaAllah Grobogan siap sesarengan dengan Blora,” kata dia. (HS-08).

Pemkab dan Baznas Jepara Berikan Bantuan Zakat Produktif

PS Sleman Tanpa Empat Pemain Jelang Putaran Kedua Liga 1