in

Relawan Prabowo Subianto, GN08 Gelar Pelatihan Tes CPNS di Kota Lama Semarang

Relawan pendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024, Garuda Nusantara 08 Indonesia Emas (GN08) menggelar Pelatihan Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2023 di Gedung Monod Diephuis & Co, Kota Lama Semarang, Sabtu (30/9/2023).

HALO SEMARANG – Sebagai upaya mendekatkan diri ke masyarakat, relawan pendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024, Garuda Nusantara 08 Indonesia Emas (GN08) menggelar Pelatihan Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2023 di Gedung Monod Diephuis & Co, Kota Lama Semarang, Sabtu (30/9/2023).

Pelatihan tes CPNS yang diselenggarakan secara gratis ini merupakan upaya konkret relawan GN08 dalam upaya mendekatkan diri ke masyarakat. Pelatihan tersebut mengangkat tema “Memaksimalkan Potensi Diri Dalam Menghadapi CPNS 2023”.

Harapannya peserta yang ikut pelatihan kali ini dapat meningkatkan kesempatan lolos tes CPNS tahun 2023, mengingat formasi yang dibutuhkan sangat banyak. Selain itu, dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas di 2045 tentu dibutuhkan kaum pemuda yang memiliki kompetensi dan kapasitas sesuai dengan bidangnya.

Pelatihan ini menghadirkan Intan Purnomosari, SPd sebagai mentor. Dirinya merupakan praktisi guru penggerak dan google certified. Pada kesempatan itu, Intan berbagi pengalaman tentang bagaimana melalui seleksi CPNS. Termasuk membedah tips dan trik agar bisa lolos tes CPNS 2023.

Sementara itu, Ketua Umum GN08, Agus S Winarto menyatakan, pihaknya sangat mendukung digelarnya kegiatan pelatihan di Gedung Monod Diephuis & Co, Kota Lama Semarang. Selain diperuntukan menjadi kantor nasional GN 08, Gedung Monod Diephuis yang berada di Kawasan Kota Lama Semarang juga digratiskan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan.

Gedung Monod Diephuis merupakan bangunan bersejarah yang sempat tak terurus ini merupakan peninggalan masa kolonial yang didirikan tahun 1921. Namun, di tangan Agus Winarto, gedung tersebut diperbaiki dengan tetap mempertahankan keasliannya dan diperuntukkan kegiatan masyarakat tanpa dipungut biaya.

Kini, setiap pekan Gedung Monod Diephuis dimanfaatkan masyarakat dari berbagai elemen untuk tempat latihan pedalangan, wayang kulit, gamelan, dan tari tradisional dalam upaya meningkatkan inklusivitas dan menghidupkan kawasan kota lama dengan berbagai kegiatan.

“Gedung ini juga sering digunakan sebagai proses pembuatan film layar lebar,” tandasnya.(HS)

Ungkapan Rasa Syukur, Nelayan Sendang Sikucing Kendal Gelar Sedekah Laut

Asah Kemampuan Sejak Dini, Festival Drumband ‘Anurrochim Cup’ Tingkat TK dan SD Digelar