in

Relawan Donor Darah Temuireng Pemalang Dikukuhkan Bupati

Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo menjadi donor darah dalam acara pengukuhan pengurus paguyuban relawan donor darah di Desa Temuireng, Kecamatan Petarukan. (Foto : Pamalangkab.go.id)

 

HALO PEMALANG – Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo mengukuhkan pengurus paguyuban relawan donor darah di Desa Temuireng, Kecamatan Petarukan. Acara pengukuhan dilaksanakan di rumah tokoh masyarakat setempat.

Wakil Ketua Paguyuban Donor Darah Sukarela Kabupaten Pemalang, Agus Sulaiman, belum lama ini menjelaskan sejak adanya pandemi Covid-19, Maret 2020 silam dan status zona merah, penyelengaraan donor darah di berbagai lokasi banyak yang ditunda.

Hal itu mengakibatkan persediaan darah untuk transfusi di PMI Pemalang menjadi berkurang drastis. Padahal setiap bulan, kebutuhan stok darah di PMI, lebih kurang 1.500 kantung atau 60 sampai 70 kantung per hari. Stok darah tersebut untuk melayani permintaan dari 10 rumah sakit di Pemalang.

Di sisi lain, PMI hanya mengandalkan para donor darah sukarela, yang datang ke gedung unit donor darah, atau sebagai donor pengganti atau donor keluarga. Hal itu menurut Agus, belum cukup untuk memenuhi kebutuhan.

Karena itu dengan terbentuknya paguyuban relawan donor darah suka rela di Desa Temuireng, Kecamatan Petarukan, Agus mengaku optimistis bisa ikut menambah persedian darah sehat.

Karenanya atas nama PMI Pemalang menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para relawan yang telah bersedia menyempatkan waktu, tenaga dan pikirannya dalam giat kemanusiaan dengan menjadi penggerak donor darah dalam sebuah wadah “Paguyuban Donor Darah Sukarela Desa Temuireng” Ia berharap, kegiatan tersebut bisa menjadi amal ibadah dan bisa menjadi inspirasi bagi desa lainnya.

“Semoga memberikan manfaat bagi warga Desa Temuireng khususnya dan masyarakat Kabupaten Pemalang pada umumnya”, ujar Agus, seperti dirilis Pamalangkab.go.id.

Sementara itu, Ketua paguyuban donor darah sukarela Desa Temuireng, Sudirjo mengatakan tujuan pembentukan paguyuban tersebut, karena ingin beramal melalui kegiatan donor darah. Menurut Sudirjo, ketika ada warga yang membutuhkan darah transfusi, pihaknya kesulitan untuk menghubungi orang perorang, sehingga mereka akhirnya membuat group WA.

Tidak hanya mengukuhkan pengurus paguyuban relawan donor darah, Dalam acara tersebut, dengan sukarela, Bupati juga turut menjadi donor darah. (HS-08)

Share This

Student English Forum (SEF) Unsoed Purwokerto Gelar Section 2021

FFT 2021, Bupati Tegal : Film Membantu Mengenalkan Potensi Desa