in

Rela Kelelahan Demi Tugas Kemanusiaan

Zuliadiahmad, seorang relawan pemakaman jenazah pasien Covid-19, tertidur di samping mobil jenazah. (Foto : Demakkab.go.id)

 

HALO DEMAK – Belasan pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Demak, membuat para petugas khusus pemakaman kelelahan. Setiap hari mereka harus bolak-balik dari rumah sakit untuk menjemput jenazah dan kemudian memakamkanya di desa masing-masing.

Satu dari mereka adalah Zuliadiahmad. Suatu ketika, wartawan yang juga sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) ini, tampak tertidur di sebelah mobil pengangkut jenazah. Sang relawan yang kelelahan ini, merebahkan diri setelah memakamkan jenasah, jumat ( 9/7/21) malam di pemakaman Giri kusumo, Kecamatan Mranggen.

Melihat itu, seorang rekan dari Zul pun mengabadikan peristiwa itu melalui jepretan kamera.

Seperti dirilis Demakkab.go.id, Zuliadi mengatakan bahwa manusia biasa pasti akan merasa lelah, apalagi tugas kemanusiaan di saat pandemi seperti ini.

“Pasti lelah karena kami manusia biasa, bukan Superman. Tugas paskuman (pasukan khusus pemakaman – red), dalam sehari bisa 15 kali dan paling sedikit 9 kali memakamkan jenazah pasien Covid-19,” kata dia.

Karena itu dia mengaku prihatin, dalam masa pandemi seperti sekarang ini, masih ada warga yang mengabaikan protokol kesehatan, atau bahkan tidak mempercayai Covid-19.

Dia berharap masyarakat dapat berempati dan membantu petugas medis, serta realawan. Caranya cukup dengan menjalankan protokol kesehatan yang baik. Bahkan juga bisa menjaga keluarga dan saudara di lingkungan masing-masing. (HS-08)

Share This

Pemkab Kudus Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Pemkot Surakarta Jadikan Sejumlah Sekolah Sebagai Tempat Isolasi