in

Rektor USM Buka Program KMMI

Rektor Universitas Semarang (USM) Andy Kridasusila, SE, MM.

 

HALO SEMARANG – Rektor Universitas Semarang (USM) Andy Kridasusila, SE, MM membuka program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) tahun 2021 secara dalam jaringan (daring), Senin (2/8/2021).

Andy mengpresisasi semangat dari tim KMMI USM dan peserta course dari perguruan tinggi seluruh Indonesia untuk mengikuti course transformasi digital dan aplikasi bisnis di USM secara daring.

“Pandemi ini banyak aktivitas memanfaatkan teknologi IT, semoga course ini memberikan manfaat yang besar kepada semua peserta,” ungkap Andy.

“Kemendikbud Ristek RI tidak memberikan batasan belajar di manapun dan kapanpun, dan ini bagian dari MBKM. Baik bagi PTN maupun PTS, 4600 lebih PTS, PTN hanya 117-an. Program ini adalah upaya pemerintah agar mahasiswa bisa menambah softskill,” tambahnya.

Menurutnya pelaksanaan kursus singkat ini dilakukan dengan sistem online dan mahasiswa bisa belajar sabar, fokus, mengatur waktu dan lain-lain. Sehingga akan memberikan bekal dalam menghadapi tantangan masa depan.

Sementara Ketua KMMI USM Khoirudin, SKom, MKom memaparkan, pada program KMMI USM tersebut memiliki dua program yang disetujui oleh Kemendikbud Ristek RI. Yakni pemograman aplikasi bisnis dan transformasi digital, dengan melibatkan industri seperti Microsoft, Star Hotel, dan lain-lain.

Sebagai informasi, KMMI merupakan pembelajaran bentuk kursus singkat/short course yang mencakup hard skills dan soft skills yang melibatkan industri.

Program KMMI USM ini sebagai upaya mendukung program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dan diikuti 240 mahasiswa dari berbagai perguruang tinggi di Indoensia.

Dari internal USM sebanyak 176 mahasiswa dan sisanya dari perguruang tinggi lain, seperti Unnes, UGM, Unhas, UB Malang, UM Malang, Universitas Bengkulu, Universitas Andalas, UNY, Unesa, Udinus, Universitas Negeri Medan dan lain-lain.(HS)

Share This

Fraksi PKS Minta Pemprov Jateng Perhatikan Ekonomi Masyarakat Kelas Bawah

Bermodalkan Sabun, Mahasiswa KKN Undip Provokasi Anak-anak untuk Patuh Prokes