in

Redam Teror di Jember, Polda Jatim Terjunkan Pasukan Brimob

Aparat gabungan dari Polda Jatim, Polres Jember, dan TNI, mengamankan lokasi teror oleh orang tak dikenal di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo. (Foto : tribratanews.jatim.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Polda Jawa Timur menerjunkan personel Brimob untuk mendukung Polres Jember, menetralisasi dan memetakan lokasi perusakan yang terjadi di lokasi tersebut.

Pengerahan pasukan Polri ini, juga untuk menjamin keamanan bagi warga masyarakat, khususnya di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, Sabtu (5/8/22) mengatakan peristiwa teror pembakaran terjadi di dukuh Patungrejo dan Padukuhan Dampikrejo, Dusun Baban Timur.

Peristiwa itu menyebabkan beberapa rumah warga rusak, kendaraan roda dua dan mobil juga ikut dibakar oleh sejumlah orang tak dikenal.

Menyikapi kejadian teror tersebut, Polda Jawa Timur membentuk Tim Gabungan sejumlah 52 personel, terdiri atas Polres Jember 30 Personel, dibantu dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim 22 personel, untuk menetralisasi dan mengamankan wilayah tersebut.

Kombes Pol Dirmanto juga menegaskan bahwa kejadian teror yang belakangan disebut-sebut dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) ini, terjadi di dua dukuh di Desa Mulyorejo dan tidak sampai merembet ke dusun lainnya.

“Jadi kerusuhan bukan terjadi se Desa Mulyorejo, tetapi dua dukuh di satu dusun di desa Mulyorejo,” terang Kombes Dirmanto.

Kabid Humas Polda Jatim, juga menambahkan bahwa Polisi sudah berhasil mengamankan satu orang tersangka, atas nama Juri, (55) warga Dusun Lekap, RT 002, RW 003, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi.

“Polisi berhasil mengamankan satu orang tersangka, atas nama Juri, (55) warga Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi dan saat ini sedang diperiksa,” kata Kombes Dirmanto.

Sementara itu untuk pengamanan lanjutan, Kabid Humas Polda Jatim, Polisi juga telah membuat satu posko pengamanan di Dukuh Dampikrejo, satu posko pengamanan di Dukuh Patungrejo dan satu posko pengamanan di batas dusun yang merupakan akses masuk ke Kalibaru.

“Menambah personel pengamanan dari Sat Samapta di lokasi dengan jumlah seluruhnya 40 personel. Serta dari Brimob sebanyak 60 personel dari Malang akan diterjunkan hari ini,” tambah Kombes Dirmanto.

Selain itu juga terus dilakukan patroli rutin oleh anggota guna mengantisipasi kejadian terulang kembali. Sementara kondisi di lokasi saat ini sudah kondusif dan sudah dilakukan penjagaan.

“Intinya Polisi bersama rekan – rekan TNI berkomitmen memberikan jaminan keamanan di wilayah tersebut dan segera mengusut tuntas permasalahan yang ada untuk kita proses sesuai hukum yang berlaku,” kata Kombes Dirmanto. (HS-08)

Diduga Korban Pembunuhan, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Bersimbah Darah di Purworejo

Bangun Empati dan Semangat Berkompetisi, Siswa SMP Muhammadiyah PK Saksikan ASEAN Para Games 2022