in

Ratusan Santri Tazakka Batang Jalani Vaksinasi

Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka ketika meninjau vaksinasi Covid-19 di Pondok Modern Tazakka, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (16/9). (Foto : Batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Vakasinasi merupakan salah satu ikhtiar untuk menjadi sehat dan lepas dari bahaya Covid-19.

“Vaksin itu bagian dari ikhtiar, untuk menuju sehat dan kuat. Doanya sudah, munajatnya sudah, wiridnya sudah, tolak balanya sudah, maka sempurnakan dengan ikhtiar,” kata Pimpinan Pondok Modern (PM) Tazakka, Ustaz Anang Rikza Mashadi, berkaitan dengan vaksinasi Covid-19 pada 400 santrinya.

Vaksinasi telah dilaksanakan di Pondok Modern Tazakka, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (16/9). Dalam kegiatan yang merupakan kerja sama Pondok Modern Tazakka, Polres Batang, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dan Puskesmas Bandar itu, disiapkan 400 dosis vaksin.

“Jumlah keseluruhan ada 750 santri. Sementara ini baru 400 santri yang sudah divaksin. Saya berharap 350 santri berikutnya secepatnya mendapat giliran divaksinasi,” kata dia, seperti dirilis Batangkab.go.id.

Pada kesempatan itu, dia juga memastikan, sejak awal pandemi hingga sekarang, semua proses pendidikan di pondok pesantren itu berjalan lancar.

“Alhamdulillah sampai hari ini tidak ada santri yang terpapar Covid-19. Pernah ada yang terkonfirmasi itu ustaz 3 orang, itu pun pada saat liburan semester. Alhamdulillah sekarang semuanya sudah sehat, ini karena Allah masih menjaga, mohon doanya semoga selalu dijaga oleh Allah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, para ustaz 99% telah divaksinasi sejak awal. Beberapa ada yang divaksinasi di puskesmas, kecamatan, atau Polres Batang.

“Pokoknya kalau ada kesempatan, vaksin berapa pun jumlahnya segera ikut. Sekarang tinggal santri saja yang masih dalam proses vaksinasi,” terangnya.

Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka, menyampaikan Pesantren Modern Tazakka telah memberikan teladan yang baik, dengan mengikutkan para santrinya dalam program vaksinasi, untuk mencegah Covid-19.

“Vaksin ini merupakan ikhtiar untuk menjaga kesehatan kita dan tawakal, biar Tuhan yang mengurus akan kesembuhan dan kesehatan kita,” tegasnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Batang, dokter Didiet Wisnuhardanto, menambahkan  perkembangan capaian vaksinasi di Kabupaten Batang sudah 23%.

“Memang itu disebabkan pengiriman vaksin ke sini yang terbatas. Jelas kekurangan vaksin dibandingkan daerah-daerah seperti Solo, Semarang dan lainnya sudah 100%,” ujar dia.

Pihaknya sudah mengajukan permintaan kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, namun sampai sekarang belum ada kepastian.

“Mudah-mudahan setelah video conference kemarin, nanti Kemenkes RI akan menambah 2 kali lipat jatah Jawa Tengah untuk vaksin. Semoga bisa terealisasi minggu depan,” imbuhnya. (HS-08)

Share This

Vaksinasi Sasar Ibu Hamil, Ini Pesan Chacha Frederica

PT PGN Tbk Akan Kembangkan Proyek Regasifikasi di Terminal RU IV Cilacap