in

Ratusan Penyandang Disabilitas di Kabupaten Semarang Terima Sembako Gotong Royong

Ketua Tim Penggerak PKK Hj Peni Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan untuk para penyandang disabilitas. (Foto : Semarangkab.go.id)

 

HALO SEMARANG – Ratusan anggota Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Semarang, menerima bantuan paket sembako gotong-royong Covid-19.

Penyerahan dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Hj Peni Ngesti Nugraha, di Ungaran, Tuntang dan Tengaran, Kamis (2/9).

Ketua PPDI, Slamet Riyadi dalam sambutannya menyatakan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemkab Semarang kepada kaum difabel.

“Kami mengajukan permintaan 750 paket sembako untuk anggota. Tidak ada sebulan, telah dipenuhi oleh Pemkab Semarang,” katanya di Ungaran, seperti dirilis Semarangkab.go.id.

Dikatakan, dari ribuan penyandang disabilitas, baru sekitar 800 orang yang bergabung dengan PPDI. Slamet mengungkapkan potensi kaum difabel sangat besar untuk dikembangkan, guna mendukung pembangunan daerah.

Bahkan ada seorang difabel yang saat ini telah menyelesaikan studi pascasarjana di Australia. “Kami siap bekerja sama dengan PKK dan Pemkab Semarang, untuk mewujudkan Kabupaten layak difabel,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Hj Peni Ngesti Nugraha, saat memberikan sambutan, mengajak kaum difabel untuk tetap semangat dan terus berkarya. Kaum difabel tetap mendapat prioritas penanganan dampak pandemi Covid-19.

“PKK Kabupaten Semarang siap bekerja sama dengan para difabel terutama untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19,” katanya.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Heru Subroto menjelaskan bantuan sembako gotong royong berasal dari sumbangan berbagai pihak. Bantuan itu dibagikan kepada warga terdampak pandemi Covid-19 secara ekonomi.

Selain warga difabel, bantuan juga diberikan kepada pelaku usaha mikro dan kecil, pelaku wisata dan masyarakat marjinal lainnya. “Total bantuan yang sudah disalurkan delapan ribu paket lebih,” jelasnya. (HS-08)

Share This

Resmikan Kantor Baznas Cilacap, Bupati Apresiasi Pengumpulan ZIS

Suhu Udara di Semarang Terasa Panas, Ini Penjelasan BMKG