Ratusan Nakes di Kendal Gagal Mendapatkan Vaksin, Ini Alasannya

Penyuntikan vaksin kepada nakes di salah satu rumah sakit di Kendal.

 

HALO KENDAL – Sebanyak 841 dari 3.727 tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Kendal, gagal mendapat suntikan vaksin Sinovac tahap pertama.
Penyebab salah satunya, para nakes yang pernah positif Covid-19, belum mendapatkan e-tiket karena kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, pihaknya baru menerima 3.540 dosis vaksin di tahap pertama dan kedua.

“Sementara saat ini, baru 2.699 tenaga kesehatan yang sudah divaksin,” jelasnya, Kamis (4/2/2021).

Menurutnya, tidak semua Nakes yang sudah mendapatkan e-tiket bisa divaksin. Tercatat dari 3.727 Nakes yang gagal vaksin sebanyak 841.

“Terdiri dari 658 orang eklusi atau yang pernah terjangkit Covid-19, memiliki penyakit bawaan, kemudian hamil, atau sedang menyusui bayi, atau yang bersangkutan masuk dalam katagori tidak bisa divaksin,” terang Ferinando.

Sedangkan yang tertunda, lanjutnya, ada 183 nakes. Hal ini karena yang bersangkutan belum bisa hadir.

Namun, menurut Ferinando, mereka bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19 kapan saja, bila kondisinya memenuhi syarat.

“Apabila masih ada sisa stok vaksin Sinovac dari nakes yang gagal disuntik, maka akan diberika kepada nakes lain yang mendapatkan prioritas,” pungkasnya. (HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.