in

Ratusan Meter Jalan Dibangun Dalam TMMD di Dua Desa di Klaten

Pembukaan program TNI Manunggal Masuk Desa tahap II tahun 2021 dan Karya Bhakti Mandiri Klaten Bersinar ke-9, di Pendopo Kabupaten Klaten. (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Warga Desa Desa Krakitan, Kecamatan Bayat dan Desa Basin, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, tak lama lagi bisa menikmati jalan baru yang dibangun dalam program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) tahap II tahun 2021 dan Karya Bhakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) ke-9.

Dalam TMMD di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, akan dibangun jalan beton sepanjang 710 meter. Adapun di Desa Basin, Kecamatan Kebonarum, akan dibangun jalan beton sepanjang 250 meter, dalam program KBMKB ke-9.

Hal itu disampaikan Komandan Kodim 0723 Klaten, Letkol Inf Joni Eko Prasetyo, dalam acara pembukaan kedua program tersebut, di Pendopo Kabupaten Klaten, Selasa (15/6).

Menurut Letkol Inf Joni Eko Prasetyo, pembangunan infrastruktur tersebut, bertujuan untuk meningkatkan akses perekonomian masyarakat. “Kegiatan dimulai 15 Juni hingga 14 Juli 2021. Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat setempat,” kata dia, seperti disampaikan Klatenkab.go.id.

Dalam program yang dilaksanakan bekerja sama dengan Pemkab Klaten tersebut, juga digelar kegiatan non fisik, seperti pelayanan posyandu, posbindu, penyuluhan KB, sosialisasi wawasan kebangsaan, hingga penanggulangan Covid-19.

Kegiatan dibuka dengan penyerahan secara simbolis alat kerja oleh Bupati Klaten, Sri Mulyani kepada petugas.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati mengatakan kedua program tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah, dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah.Selain itu juga perwujudan komitmen moral TNI dan pemerintah, untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat.

Manfaat dari kegiatan yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun ini, menurut dia telah banyak dirasakan oleh masyarakat.

“Hal ini, sejalan dengan upaya kami, dalam mempercepat dan memeratakan pembangunan di Kabupaten tercinta. Di samping itu, TMMD ini merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat, yang sinergis dengan program pemerintah, baik di pusat maupun daerah, terutama dalam penanganan dan pembangunan berbagai infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah pedesaan,” kata dia.

Bupati berharap masyarakat ikut berpartisipasi dan mendukung TMMD dan KBMKB. Sehingga tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dapat berjalan dengan baik.

“Saya berharap, apa yang dihasilkan dalam program TMMD dan KBMKB ini dapat berguna dan dimanfaatkan untuk kepentingan kita bersama,” kata dia. (HS-08)

Share This

Covid-19 di Jateng Meningkat, Ganjar: Masker Jangan Ditawar Lagi!

Usai Terima Tamu dari Kudus, Petinggi dan 35 Santri di Cepogo Positif Covid-19