in

Ratusan Kendaraan Dipaksa Putar Balik di GT Weleri

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto didampingi Kapolres dan Dandim 0715/Kendal, saat memeriksa kelengkapan surat perjalanan di GT Weleri, Minggu malam (4/7/2021).

 

HALO KENDAL – Dalam pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Satgas Covid-19, melakukan penyekatan di Gerbang Tol Weleri, Minggu malam (4/7/2021).

Kegiatan itu dilakukan secara langsung oleh Bupati Kendal, Dico M Ganinduto didampingi Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Iman Widhiarto dan Kapolres Kendal, AKBP Yuniar Ariefianto.

Ikut serta dalam kegiatan tersebut, jajaran dari Satpol PP Kendal, juga dari Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal.

Dalam pelaksanaan yang digelar sejak Minggu sore hingga malam tersebut, terdapat ratusan kendaraan yang hendak keluar di gerbang tol Weleri Kendal dan dipaksa putar balik.

“Hal ini kita lakukan, karena para pengemudi tidak bisa menunjukan surat kelengkapan perjalanan,” terang Dico saat memeriksa kelengkapan surat kendaraan bersama Kapolres dan Dandim.

Bupati Kendal mengatakan, penyekatan ini dilakukan, untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 dan mengurangi mobilitas masyarakat di masa PPKM darurat.

“Kebanyakan kendaraan yang diputar balik adalah bus dan minibus travel yang mengangkut penumpang umum. Jadi kendaraan yang baru saja keluar di gerbang tol Weleri kita periksa kelengkapan surat perjalanannya,” kata Dico.

Tidak hanya itu, lanjut Bupati Kendal, penyekatan juga bertujuan untuk melihat kepatuhan masyarakat akan aturan yang sudah ada di masa PPKM darurat.

“Yang kita periksa adalah kelengkapan dokumen perjalanan, yakni surat keterangan sudah vaksin atau keterangan antigen 1X24 satu  jam terakhir,” tuturnya.

Dico menegaskan, Satgas Covid-19 akan tegas melaksanakan aturan PPKM darurat.

“Jadi kalau tidak lengkap surat atau dokumennya terpaksa kita putar balik dan tidak bisa masuk ke wilayah Kendal,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Hari Condro Ribowo menambahkan, kendaraan yang dihentikan dan diperiksa adalah bus dan minibus travel serta kendaraan pribadi.

“Petugas akan memeriksa kelengkapan surat perjalanan, yakni hasil swab antigen dan sertifikat vaksin. Bagi yang tidak bisa menunjukan kelengkapan surat tersebut terpaksa diminta putar balik masuk kembali ke jalan tol,” ujar Kasat Lantas.(HS)

Share This

Lelang PLTSa Jatibarang, Ditargetkan November 2021

Kisah Susu Mbok Darmi, Dari Kantin Kampus Kini Miliki 36 Outlet dan 130 Karyawan