Ratu Kendang Mutik Nida Luncurkan Single Pertama “Garangan”, Karya Musisi Kendal

CEO Orangiro Managemen memberikan potongan tumpeng saat launching single perdana “Garangan” yang dinyanyikan Mutik Nida di salah satu hotel di Kendal, Sabtu (25/7/2020) malam.

 

HALO KENDAL – Ratu Kendang, Mutik Nida merilis lagu pertama “Garangan”, di salah satu hotel di Kendal, Sabtu (25/7/2020) malam.

Gadis asal Kota Semarang berusia 23 tahun ini sempat menarik perhatian penikmat musik Tanah Air, terutama dangdut.

Bukan karena memiliki goyangan khas, tetapi karena kepiawaiannya memainkan kendang yang ia tabuh sambil bernyanyi. Dia juga dijuluki sebagai Ratu Kendang.

Sering mengcover lagu orang lain, kini Ratu Kendang mencoba meluncurkan single perdananya. Lagu karya anak Kendal, Edy Dodot ini dirilis dan mulai diunggah ke akun Youtube Orangiro Managemen, Sabtu (25/7/2020) malam.

Single ini tidak dibuat dalam bentuk fisik, namun hanya video yang diunggah di sejumlah media sosial.

Mutik Nida sendiri mengaku senang membawakan lagu karya anak Kendal tersebut. Menurutnya, ini bisa menjadi tonggak sejarah bagi dirinya yang selama ini lebih dikenal sebagai penyanyi yang kerap pengcover atau menyanyikan lagu penyanyi lain.

“Awalnya saya didatangi Mas Edy Dodot dan Mas Mustofa, owner Orangiro Managemen, ditawari untuk menyanyikan lagu sendiri bukan lagi mengcover. Dengan senang hati langsung saya terima tawaran ini, dan lagunya cukup unik sehingga saya senang membawakannya,” jelas Mutik Nida.

Ditambahkan, dengan kreativitas seniman lokal ini, warga Kendal bisa bangga punya lagu sendiri dan berharap bisa heboh seperti lagu-lagu yang sekarag banyak digemari.

“Dengan demikian, harapannya Kabupaten Kendal lebih dikenal banyak orang, apalagi dengan banyak karya-karya anak Kendal yang populer di media sosial,” ungkap Mutik Nida.

Sementara itu Mustofa, Owner Orangiro Managemen mengatakan, wadah ini dibentuk dengan semangat idealisme untuk mendukung, sekaligus mewadahi kreativitas pelaku seni lokal yang berorientasi pada nilai komersial global.

“Kami ingin memantik anak-anak muda di Kendal agar lebih inovatif dan produktif dalam berkarya. Tujuan kami mengenalkan dan mengedukasi mereka tentang pengetahuan dunia digital marketing, terlebih di masa pendemi sekarang ini,” terangnya.

Divisi Talent Orangiro Managemen, Arif Suprayogi menambahkan, dia berharap ada dukungan dari pemerintah untuk promosi dan upaya regenerasi pegiat seni di daerah,” ujar Arif.

Sementara itu, Ketua Komunitas Musisi Kendal atau KOMIK, Farid yang juga hadir di acara itu mengatakan, semoga moment ini bisa menjadi wadah yang menaungi kreatifitas karya musisi Kendal dalam bentuk video musik.

“Sekarang eranya digital dan video musik yang diunggah ke media sosial bisa mendapatkan nilai ekonomis dan bisa memajukan industri musik di Kendal,” harapnya.

Dalam peluncuran single “Garangan”, juga ikut diperkenalkan karya Edy Dodot lainnya, yakni “Aku Tak Peduli” yang dinyanyikan Syarif Hida, lagu berjudul “Si Om” yang dinyanyikan Allisa.

Ada juga lagu berjudul “Akhiri Saja” yang dinyanyikan Tanzil Firmansyah dan “Malam Minggu” yang dinyanyikan Alisa.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.