in

Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Perubahan APBD TA 2021, Ini Yang Disampaikan Wabup Kendal

Rapat Paripurna DPRD Kendal dengan Agenda Penyampaian Nota Keuangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.

 

HALO KENDAL – DPRD Kabupaten Kendal mengelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kendal Tahun Anggaran 2021, Senin (23/08/2021) di gedung Rapat Paripurna Kabupaten Kendal.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Muhammad Makmun, juga dihadiri para Wakil Ketua DPRD Kendal dan Anggota DPRD Kabupaten Kendal.

Sementara dari eksekutif, hadir Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, bersama Sekda Kendal, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda dan para Pimpinan OPD, serta Pimpinan BUMD/BUMN secara daring.

Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun mengatakan, Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kendal ini adalah agenda Penyampaian Nota Keuangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.

“Sebagaimana diketahui bersama bahwa KUPA – PPAS APBD Perubahan Tahun 2021 telah disepakati bersama antara Bupati dan Pimpinan DPRD dalam Rapat Paripurna, pada hari Kamis kemarin, (19/8/2021),” jelas Makmun.

Sementara Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, saat menyampaikan sambutan Bupati Kendal mengatakan, setelah kesepakatan bersama antara Legislatif dan Eksekutif pada Kamis (19/8/2021), tentang Persetujuan Perubahan KUA – PPAS Tahun Anggaran 2021, maka sebagai tindak lanjut, adalah penyusunan Rencana Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kendal Tahun Anggaran 2021.

Menurutnya secara garis besar pada Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021, terdapat penurunan pendapatan sebesar Rp 34.017.129.915 dari semula sebesar Rp 2.278.236.519.171 menjadi Rp 2.244.219.389.256.

“Penurunan pendapatan tersebut, disebabkan oleh adanya Refocusing Anggaran maupun penyesuaian Silpa dana Earmark,” ujar Pakde Bas, sapaan akrab Windu Suko Basuki.

Ia juga menyampaikan, bahwa penyusunan Perubahan APBD saat ini tetap berorientasi pada basis kinerja dengan penganggaran yang mengutamakan hasil kinerja serta dapat diukur capaian targetnya.

“Dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas, berprinsip pada efisiensi efektifitas guna menggerakkan pembangunan daerah yang lebih produktif,” kata Wabup Kendal.

Manurutnya, hal ini telah dilaksanakan dan telah dituangkan dalam Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Bupati Kendal Nomor 92 Tahun 2020 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021.

“Kebijakan dimaksud tentu akan lebih produktif manakala komitmen para stakeholder yang telah kita bangun selama ini, ikut mengawal terlaksananya implementasi kebijakan program-program pemerintah yang telah direncanakan pada tahun 2021 ini,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya akan terus berusaha mengambil langkah-langkah strategis secara tepat, terarah dan kongkrit dengan melakukan optimalisasi penerimaan sumber daya serta ketepatan dalam pendistribusian belanja daerah guna mencapai tujuan pembangunan daerah.

Adapun penggunaan belanja daerah terdiri dari, pertama adanya penambahan Belanja Pegawai (Gaji dan Tunjangan) termasuk Silpa Tunjangan Profesi dan Tambahan Penghasilan Guru, dukungan pendanaan untuk belanja kesehatan penanganan Covid-19 dan belanja prioritas lainnya.

“Sedangkan pengalokasian program atau kegiatan dari Silpa yang sifatnya earmark, dan program atau kegiatan lanjutan pada masing-masing organisasi perangkat daerah,” imbuh Windu Suko Basuki.

Selain melengkapi penyampaian pengantar Nota Keuangan ini, dirinya juga menyampaikan pula Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kendal Tahun Anggaran 2021, dengan harapan dapat segera diadakan pembahasan.

“Semoga kerja sama yang telah kita jalin dengan baik selama ini dapat membuahkan hasil yang lebih baik pula dalam pelaksanaan Pemerintahan Daerah Kabupaten Kendal,” pungkas Wabup Kendal menutup pembacaan sambutan.(HS)

Share This

Banyak Warga Kesulitan Memperoleh Layanan Vaksin Dosis Kedua, Begini Tanggapan Ganjar

Pemerintah Akan Terapkan Peduli Lindungi di Mal dan Restoran, Ganjar: Uji Coba Dulu