Ramadan, ASN Muslim dI Karanganyar Diajak Baca Al-Qur’an Satu Hari Satu Juz

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membuka dan mengawali kegiatan Karanganyar Bertaqwa pada Bulan Suci Ramadan Tahun 2021, di ruang Podang 1. (Foto : Karanganyarkab.go.id)

 

HALO KARANGANYAR –  Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta ASN yang beragama Islam, untuk membaca Al-Qur’an satu hari satu juz.

“Membaca dengan sistematika berbagi ayat. Satu juz itu ada beberapa ayat. Satu orang, misalnya 5-6 ayat, dengan banyak orang, maka akan selesai dalam satu juz bisa selesai dalam satu hari. Demikian seterusnya sampai selesai 30 Juz,” papar Juliyatmono, membuka dan mengawali Karanganyar Bertaqwa pada bulan suci Ramadan tahun 2021 di ruang Podang 1, Selasa (13/04).

Karanganyar Bertaqwa pada bulan suci Ramadan tahun 2021 tersebut, antara lain diisi dengan menggelar pengajian selama 30 menit, sebelum memulai kerja. Diharapkan dengan mengaji dan mendalami Al-Qur’an, dapat menumbuhkan semangat dalam bekerja dan bernilai ibadah.

Lanjut Bupati, membaca Al-Qur’an memang berat. Karena itu Bupati mengingatkan untuk mengawali dengan membaca Taawudz. Berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.

Sebab jelas dalam surat Al Arof (7) ayat ke 17, disebutkan setan akan mendatangi mereka dari muka, belakang, kanan, kiri dan engkau tidak akan mendapati kebanyakan orang bersyukur.

“Jadi jelas, memulai membaca Al-Qur’an dengan membaca taawudz terlebih dahulu. Hal ini agar setan tidak menganggu kita,” kata dia, seperti dirilis Karanganyarkab.go.id.

Orang nomor satu di Karanganyar tersebut, kemudian mencontohkan godaan setan tersebut sudah ada sejak datang ke tempat tersebut untuk mengikuti siraman rohani Karanganyar bertaqwa.

Bentuknya antara lain mengantuk. Karena itu ada yang datang kemudian memilih duduk di dekat tembok, sehingga ketika mengantuk tidak akan terlihat.

Bupati Karanganyar juga mengatakan, ada tata krama agar dalam membaca Al-Qur’an mendapat rida Allah. Tata krama itu, pertama adalah membaca Taawudz, kedua membaca Basmalah, ketiga mencari yang mudah, keempat tidak tergesa-gesa, kelima dilaksanakan di sepertiga malam, keenam jika perlu ditulis sehingga bisa hafal, ketujuh memperhatikan dengan tenang, dan kedelapan setiap ayat mohon petunjuk. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.