in

Rakor PPKM Mikro, Bupati Haryanto Minta Camat Disiplinkan Warganya

Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Pendopo kabupaten Pati. (Foto : Patikab.go.id)

 

HALO PATI – Bupati Pati, Haryanto meminta para camat untuk mendisiplinkan warganya agar mematuhi ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Pendisiplinan itu untuk mencegah agar Covid-19 tak kian menyebar di Kabupaten Pati.

Permintaan itu disampaikan Bupati, dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 secara mendadak dilaksanakan di Pendopo kabupaten Pati, belum lama. Di hadapan seluruh camat serta perwakilan OPD, Bupati menekankan pentingnya disiplin dalam pelaksanaan PPKM hingga ke wilayah.

Menurut Bupati, tanpa adanya kedisiplinan masyarakat mulai dari tingkat paling bawah, pelaksanaan PPKM mikro tidak akan berhasil. Penanganan dan pencegahan Covid-19 ini, menurutnya butuh kebersamaan mulai dari pusat hingga daerah.

Camat diminta menindaklanjuti setiap permasalahan di desa, yang nantinya dapat beker jasama dengan kepala puskesmas, bidan desa, dan Satgas Covid-19, baik di tingkat desa maupun kecamatan.

“Hal ini sesuai PPKM mikro lanjutan sesuai dengan arahan Bapak Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Jadi perpanjangan PPKM ini kita laksanakan secara ketat, sehingga saya mohon kepada pak camat jangan ragu-ragu untuk menertibkan kerumunan seperti hajatan atau hiburan yang tidak sesuai Surat Edaran PPKM, dengan bantuan Brimob. Ada 60 personel yang siaga,” tegas Haryanto, seperti dirilis Patikab.go.id.

Meskipun dalam surat edaran Bupati memperbolehkan adanya sedekah bumi dengan prokes dan peserta sangat terbatas, namun jika menimbulkan kerumunan, maka petugas di lapangan harus segera membubarkan.

“Kalau sampean ewuh pekewuh telpon saja, lewat Pak Wakapolres. Kami di-backup 36 TNI dari Korem dan 60 anggota Brimob dari Semarang, itu difungsikan. Jangan dibiarkan ada kerumunan. Karena ini perintah Pak Kapolda, Pak Pangdam. Kita sudah emergency, sudah darurat,“ kata dia.

Sementara itu Wakil Bupati Pati Saiful Arifin mengajak masyarakat terus menjaga kesehatan serta menjaga imun tubuh dengan cara makan makanan yang sehat dan berfikir positif. Karena untuk saat ini satu-satunya cara adalah menjaga kesehatan diri sendiri agar dapat terhindar dari Covid-19.

“Kuncinya adalah makan makanan yang sehat, karena itu untuk menjaga kesehatan untuk menjaga diri kita sendiri. Untuk itu tenaga kesehatan itu harus terus menjaga kesehatan, kalau perlu nanti kita berikan suplemen agar dapat membantu menjaga kesehatan. Utuk itu Mari kita terus jaga, ayo kita makan yang banyak dengan makanan yang sehat,” ucap Safin.

Terkait biaya pemulasaraan jenazah Covid-19 yang semula dibebankan kepada keluarga korban, baik yang melaksanakan isolasi mandiri atau tidak, Haryanto menyatakan Pemerintah Kabupaten Pati siap menanggungnya.

Biaya sebesar Rp 3,5 juta tersebut dipergunakan untuk pembelian peti jenazah serta perlengkapan lain.

”Kalau kemarin ada keluhan dari pak camat kita respons, kemudian kita bantu dari Pemda. Nanti kita buatkan surat ke rumah sakit. Nanti biar Pak Camat sampaikan itu ke masyarakat,” kata dia. (HS-08)

Share This

Pertanian Penyumbang Pertumbuhan Ekonomi saat Pandemi

Pemkab Klaten Hibahkan Bangunan dan Tanah untuk Mapolsek Ngawen