Puskesmas Kendal I Bersama Karang Taruna Gelar Sosiaalisasi Reproduksi dan Bahaya PMS

Ketua Karang Taruna Kendal bersama para remaja Jotang dalam Pemahaman Reproduksi dan Bahaya PMS, di Kelurahan Jotang, Senin (9/11/2020).

 

HALO KENDAL – Tingkatkan pengetahuan remaja tentang reproduksi dan bahaya penyakit infeksi menular seksual, UPTD Puskesmas Kendal I menggandeng pemuda Karang Taruna Kabupaten Kendal mengadakan penyuluhan kesehatan.

Tenaga medis dari Puskesmas Kendal I, dr Puji Rohani mengatakan, Puskesmas Kendal I berencana mengadakan penyuluhan kesehatan kepada para remaja di 7 kelurahan di wilayah Kecamatan Kendal.

“Penyuluhan dimulai hari ini kepada para remaja di Kelurahan Jotang dan akan dilanjutkan ke beberapa kelurahan lainnya di wilayah Kecamatan Kendal,” kata dr Puji Rohani, usai penyuluhan kesehatan di Kelurahan Jotang, senin (9/11/2020).

Dijelaskan, penyuluhan kesehatan mulai tanggal 9 November hingga 25 November 2020, dimulai dari Kelurahan Jotang, dilanjut di Kelurahan Sijeruk, Tunggulrejo, Jetis, Bugangin, Kalibuntu Wetan, dan diakhiri di Kelurahan Candiroto.

Dirinya menyampaikan, tujuan penyuluhan kali ini yakni, memahami perubahan fisik yang terjadi pada remaja, memahami alat, sistem dan proses reproduksi, dan memahami proses kehamilan.

“Selain itu, penyuluhan ini juga memberikan pemahaman mengapa remaja perlu menerapkan perilaku seksual yang bertanggung jawab,” jelas dr Puji.

Dalam penyuluhan, selain disampaikan bahaya penyakit infeksi menular seksual, juga disampaikan agar remaja mengetahui bahaya dan dampak dari Penyakit Menular Seksual (PMS).

Kegiatan yang diikuti puluhan pemuda Karang Taruna Kelurahan Jotang, juga dihadiri oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal, Alfebian Yulando, Ketua Karang Taruna Kecamatan Gemuh, Ahtal Basyuni, Ketua Karang Taruna Kecamatan Kangkung, Jack Ajisaka, dan Ketua Karang Taruna Kelurahan Jotang, Abdul Basyir.

Abdul Basir selaku Ketua Karang Taruna Kelurahan Jotang berterima kasih atas diberikannya pemahaman bagi pemuda di Jotang terkait reproduksi dan bahaya PMS.

“Semoga dengan ilmu-ilmu yang didapat dalam penyuluhan ini bisa memacu semangat pemuda Karang Taruna Jotang untuk lebih memajukan desa melalui berbagai perannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal, Alfebian Yulando mengaku sangat mendukung upaya Puskesmas Kendal I dalam memberikan pemahaman kepada para remaja tentang reproduksi dan bahaya PMS.

“Kegiatan ini sangat kami apresiasi karena dengan kegiatan ini remaja jadi lebih tahu akan bahaya penyakit menular seksual,” kata pria yang akrab disapa Febi.

Di hadapan puluhan pemuda Karang Taruna Kelurahan Jotang, Febi juga menyampaikan, Karang Taruna sebagai organisasi sosial kemasyarakatan memiliki peran penting dalam pembangunan desa atau kelurahan.

Dijelaskan, Karang Taruna yang beranggotakan para pemuda desa, perannya sangat dibutuhkan dalam pembangunan desa khususnya di bidang sosial.

“Apalagi Karang Taruna sudah diakui keberadaannya dalam penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial,” ujarnya.

Febi berharap, Karang Taruna Kelurahan Jotang bisa lebih berperan lagi dalam setiap kegiatan yang berdampak pada kemajuan desa.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.