in

Puskesmas Gringsing I Gelar Swab Test Kepada Ratusan Ibu Hamil

Ibu-ibu hamil jalani swab test di Puskesmas Gringsing 1 Batang, Minggu (29/11/2020).

 

HALO BATANG – Ratusan ibu hamil menjalani swab test pendeteksi corona di Puskesmas Gringsing I Kabupaten Batang, Sabtu (28/11/2020) dan Minggu (29/11/2020).

Hal ini sesuai perintah dari satgas Covid-19 Pemkab Batang untuk melakukan tracking terhadap orang tua dan bayi yang masih dalam kandungan, supaya diketahui kondisi kesehatannya.

Satu persatu para ibu hamil, bergiliran diperiksa oleh petugas kesehatan dengan memakai APD lengkap di pusat kesehatan masyarakat Gringsing I.

Kepala Puskesmas Gringsing I, Sieska Firnalia Indah menjelaskan, pemeriksaan para ibu-ibu yang tengah mengandung tersebut, diprioritaskan di usia kehamilan 37 minggu untuk dilakukan tes usap.

Selanjutnya, bisa dilakukan swab kembali saat usia kehamilan jelang persalinan.

“Hal ini kami lakukan, demi melindungi kondisi kesehatan ibu hamil supaya benar-benar terbebas dari Covid-19,” jelasnya.

Dikatatan, semua ibu hamil yang mendekati pesalinan atau 2 pekan sebelumnya harus sudah dilakukan tes swab. Selain memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan, juga sebagai syarat wajib untuk mendapatkan pelayanan medis saat proses melahirkan.

“Karena rumah sakit yang dituju, tidak menerima pasien kalau belum punya rekam hasil swab tes. Jadi, setidaknya dari Puskesmas Gringsing I sudah melakukan proses tes swab ke para ibu hamil lebih dari dua ratusan,” ungkap Sieska.

Dia pun mengimbau, meski belum menemukan kasus ibu hamil positif kemudian anaknya ikut terpapar virus corona, namun kepada seluruh masyarakat khususnya ibu hamil usia kandungan sudah tua, untuk lebih menjaga kondisi kesehatan dan melaksanakan anjuran Satgas Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan dan selalu lakukan 3 M.

“Risiko ibu hamil yang terpapar virus corona itu nantinya tidak bisa menyusui langsung ke bayinya, lantaran harus menyelesaikan karantina terlebih dahulu. Karena risiko tertular lebih besar, sehingga dalam memberikan ASI harus lewat dua kali proses,” tandas Sieska Firnalias Indah.

Sebelumnya banyak warga yang ketakutan untuk di tes swab oleh petugas kesehatan. Namun setelah merasakan tidak seperti apa yang ditakutkan.

Salah satu ibu hamil, Kristin mengaku, hanya merasakan perih saja pada saat diambil sampel liurnya di hidung. Sekarang dirinya merasa lebih tenang dan nyaman, setelah mendapatkan pemeriksaan swab test.

“Baru kali pertama ini saya melakukan tes usap corona, ternyata tidak sakit seperti yang dibayangkan sebelumnya,” ungkap Kristina.(HS)

Share This

Pemerintah Turun ke Daerah Sosialisasikan UU Cipta Kerja: Bahas Sektor Pajak dan Retribusi Daerah, Koperasi, UMKM, serta Ketenagakerjaan

1.000 Video Bersaing Dalam Lomba Cover Lagu Condong pada Mimpi