in

Pura-pura Membeli Motor, Saat Korban Lengah Motor Dibawa Kabur

Ahmad Wakhid (38) pelaku pencurian sepeda motor di wilayah Tembalang Semarang berhasil diamankan polisi.

 

HALO SEMARANG – Unit Reskrim Polsek Tembalang berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) dengan modus berpura-pura sebagai pembeli.

Pelaku bernama Ahmad Wakhid (38) warga Kelurahan Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak itu ditembak polisi karena berupaya melarikan diri saat dilakukan penangkapan.

Wakapolrestabes Semarang, AKBP IGA DP  didampingi Kapolsek Tembalang Kompol R Arsadi KS mengatakan, setelah dilakukan introgasi, pelaku mengaku sudah melakukan aksinya selama dua kali dengan modus yang sama.

Aksi pencurian itu dilakukan di daerah Jalan Bayem, Kelurahan Sendangguwo Kecamatan Tembalang, Jum’at, (4/6/2021) sekitar pukul 21.00. Berdasarkan pelaporan di Polsek Tembalang, korban mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor Honda Vario.

“Modusnya, tersangka ini melihat di media sosial untuk mencari iklan jual motor. Kemudian pelaku mendatangi bersama rekan perempuannya,” kata IGA saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, Selasa (8/6/2021).

IGA menambahkan, usai bertemu dengan penjual, rekan perempuannya itu meninggalkan lokasi dan tersangka menemui korban di rumah dengan berpura-pura membeli motor.

“Tersangka juga berupaya meyakinkan korban dengan cara mengecek semua kendaraan termasuk mesin dan surat-suratnya. Saat korbannya lengah, pelaku membawa kabur motor korban,” bebernya.

Kemudian, lanjut IGA, pelaku ditangkap setelah mencuri sepeda motor di Jalan Bayem, Kelurahan Sendangguwo Kecamatan Tembalang, Jumat (4/6/2021) sekitar pukul 21.00.

Saat itu pelaku berhasil membawa kabur motor Honda CBR dengan modus melakukan pencurian yang sama, yaitu berpura-pura menjadi pembeli.

“Pihak korban melaporkan kejadian ini Polsek Tembalang dan dilakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya berhasil menangkap pelaku di daerah Dukuh Brumbung, Kecamatan Mranggen, Demak, Minggu (6/6/2021) sekitar pukul 11.00,” imbuhnya.

Saat ini pelaku masih mendekam di ruang tahanan Mapolsek Tembalang untuk proses lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku dapat dijerat pasal 362 KUHPidana dengan ancaman maksimal lima tahun penjara.(HS)

Share This

Ini Vonis Empat Mahasiswa Kasus Demo Tolak Omnibuslaw

PKS Kota Semarang Silaturahmi Kebangsaan dengan Gerindra