in

Punya Nilai Tambah, Sampah Perkantoran di Batang Dipilah

Penanganan sampah di Kabupaten Batang. (Foto : Batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Batang, didorong untuk memilah sampahnya, terutama sampah anorganik yang bisa didaur ulang.

Sampah-sampah tersebut, dapat memiliki nilai tambah bila ditukarkan lewat bank sampah Uwuh Makmur, yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang.

Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, DLH Kabupaten Batang, Suyaini menjelaskan setiap jenis sampah anorganik, dapat ditukarkan dengan nominal antara Rp 500 hingga Rp 2.000 per kilogram.

Rinciannya, sampah berupa kardus dihargai Rp 1.500-Rp2.000 per kilogram, kertas Rp2.000 per kilogram, botol plastik Rp1.000 per kilogram, dan botol kaca Rp500 per kilogram.

”Selain lingkungan kantor jadi lebih bersih, ASN juga mendapat keuntungan secara finansial karena tiap sampah yang ditimbang akan ditukar dengan uang sesuai berat sampah yang ditimbang,” kata Suyaini, seperti dirilis Jatengprov.go.id.

Lebih lanjut, program penimbangan sampah tersebut diharapkan dapat mengurangi timbunan sampah di gedung-gedung perkantoran instansi Pemerintah Kabupatan (Pemkab) Batang. Pemilahan sampah diperlukan untuk memudahkan proses daur ulang nantinya.

Salah seorang ASN Pemkab Batang, Taufik Nurrochman, mengungkapkan apresiasinya terhadap program bank sampah tersebut, tak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga pemeliharaan lingkungan tetap bersih dan sehat.

“Ruangan kantor jadi lebih bersih, dari kardus-kardus yang tidak diperlukan, tadi yang ditimbang ada kardus minuman gelas dan botol,” ungkapnya. (HS-08)

Share This

Pemprov Jateng Bantu 35 Ribu Jamban, 94 Persen Keluarga Tak Lagi BAB Sembarangan

Akhir Pekan, Polwan Polres Blora Patroli Ke Pusat Keramaian