in

Punya Hobi Membuat Sketsa

Pipie, Kabid Pertamanan dan Pemakaman Disperkim Kota Semarang.

 

DI sela-sela kesibukannya dengan rutinitas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Semarang, Murni Ediati ternyata memiliki hobi unik yaitu menggambar sketsa.

Bagi wanita yang akrab disapa Pipie ini, ketertarikannya dengan menggambar teknik sketsa sudah dimulai sejak kecil.

Sebelum menjabat Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, dia mengaku kerap mengisi waktunya dengan menggambar sketsa gedung, interior, ataupun bangunan lain. Namun kini dengan kesibukannya di pekerjaan, tak banyak waktu yang bisa dia gunakan untuk menyalurkan hobinya itu.

“Aku dari dulu suka melukis dan hobi coret-coret. Kalau dulu melukis pemandangan, rumah-rumahan di kanvas sama di buku gambar,” kata wanita kelahiran Semarang, Maret 1976 ini.

Pipie, menceritakan, biasanya dirinya lebih suka mengambar sketsa berupa bangunan. Sebab, sketsa bangunan bisa digunakan arsitek atau designer untuk merancang sebuah kerangka fisik bangunan. “Sekarang buat sketsanya di kertas. Kalau pas ada waktu longgar banyak waktu di rumah aku gunakan untuk itu. Apalagi saat ini ASN di lingkungan Pemkot Semarang masih menerapkan work from home (WFH) dan work from office (WFO),” ucap wanita yang juga punya hobi membaca tersebut.

Pipie juga mengakui, kalau membuat sketsa bangunan atau desain eskterior gedung atau interior rumah, selain bisa untuk menyalurkan hobinya, juga bermanfaat untuk menjaga moodnya agar tetap bagus.

“Buat sketsa ini bisa saya anggap seperti membuat karya seni sih, kerena imajinasi dan ide-ide kadang muncul spontan. Bisa menuangkan ide-ide kita ke bentuk sebuah rancang bangunan,” imbuh lulusan Magister Teknis Arsitektur Undip Semarang.

Menurut Pipie, sketsa biasanya dibentuk dengan menggunakan unsur garis, blok dan warna. Dalam bidang keteknikan, sketsa biasa dibuat pada awal pemilihan sebuah rancangan untuk menilai efisiensi suatu design.

“Perbandingan ini biasanya dilakukan dengan cara kasar, tanpa detail atau secara garis besarnya suatu rancangan bangunan,” papar wanita ramah ini.

Selain hobi membuat sketsa, kata Pipie dirinya juga tertarik dengan semua hal yang berbau sejarah.

“Iya, menurut aku sejarah sangat penting terutama bagi generasi muda. Kalau kita tidak mengenalkan sejarah, beberapa tahun ke depan nilai hostorisnya akan tergerus dan hilang. Seperti para pahlawan/pejuang yang telah berjuang meraih kemerdekaan harus diuri-uri untuk diambil semangatnya sebagai teladan bagi kita,” pungkas wanita yang punya makanan favorit bakso ini.(HS)

Share This

101 Pohon Tabebuya Bantuan PT Jasa Raharja Siap Ditanam di Kota Semarang

Ingin Messi Tetap di LaLiga