Puncak Hari Jadi Kendal Ke-415 Pejabat Pemkab Ziarah Makam Kemangi

Bupati Kendal, Mirna Annisa beserta jajaran Forkopimda Kendal saat ziarah ke Makam Tumenggung Rajekwesi (Ki Gede Kemangi) yang berlokasi di Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Selasa (28/07/2020).

 

HALO KENDAL – Puncak Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-415, dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal untuk ziarah ke Makam Tumenggung Rajekwesi (Ki Gede Kemangi) yang berlokasi di Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Selasa (28/07/2020).

Bupati Kendal, Mirna Annisa yang hadir bersama Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, Kapolres Kendal AKBP Ali Wardana, Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Ginda M Ginanjar, Kajari, segenap OPD, Forkopimcam Kangkung, Kades dan perangkat Desa Jungsemi serta tokoh masyarakat setempat.

Sesampainya di makam, Bupati berserta rombongan langsung memanjatkan doa untuk almarhum para pendiri Kabupaten Kendal. Pembacaan doa dipimpin oleh Kiai Kasturi selaku juru kunci makam dengan bacaan tahlil.

Doa bertujuan, agar masyarakat Kabupaten Kendal diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Mari kita panjatkan syukur di usia 415 tahun Kabupaten Kendal, dan meminta kepada Allah SWT agar Kabupaten Kendal segera dihilangkan dari prahara pandemi Covid-19. Semoga Kendal semakin makmur, maju dan sejahtera rakyatnya,” ujar Kiai Kasturi mengawali doa.

Usai acara doa tahlil bersama, Bupati Mirna mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud penghormatan kepada para pendiri dan pembesar Kabupaten Kendal.

“Pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal, kami selalu melakukan doa bersama sebagai wujud penghormatan atas jasa-jasa para pejuang, pendiri, dan pembesar Kabupaten Kendal terdahulu,” ujarnya.

Dirinya berharap, agar makam-makam para pembesar Kabupaten Kendal ini harus diuri-uri. Hal ini sebagai wujud penghormatan atas perjuangan para tokoh Kabupaten Kendal dalam mengusir penjajah.

Sehingga dari sejarah inilah generasi muda akan memiliki semangat yang tinggi dan memiliki karakter yang kuat untuk cinta terhadap tanah air kelahirannya.

“Jadi kita harus selalu mengingat jasa mereka dan mengenang jasa mereka. Artinya mereka yang telah lebih dulu mengabdi untuk kemakmuran masyarakat Kendal itu, tidak boleh kita lupakan. Istilahnya mikul duwur mendem jero (ngangkat tinggi ngubur dalam-red),” ujar Bupati.

Selain itu, menurutnya kegiatan tersebut adalah tradisi yang harus dilestarikan dan dipahami.

“Kebaikan dan perjuangan mereka harus kita tiru dan kita lanjutkan,” jelasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan pemotongan tumpeng dalam rangka hari jadi Kabupaten Kendal. Bupati menyerahkan potongan tumpeng kepada Juru Kunci makam Kemangi, Kiai Kasturi. (HS).

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.