Puluhan Ribu Polisi dan TNI Amankan Natal dan Tahun Baru

Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan, bersama Forkompimda, dalam apel gelar pasukan “Operasi Lilin Candi 2020” di mapolres setempat. (Foto : Grobogan.go.id)

 

HALO GROBOGAN – Puluhan ribu personel dari Polri, TNI, dan unsur sipil, terlibat dalam pengamanan perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di seluruh Indonesia. Selain Kamtibmas, para petugas itu juga akan memantau dan mengajak masyarakat agar terus patuh pada protokol kesehatan.

Hal itu diungkapkan Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan, ketika membacakan amanat Kapolri, dalam apel gelar pasukan “Operasi Lilin Candi 2020” di mapolres setempat, beberapa waktu lalu, seperti disampaikan Grobogankab.go.id.

Dalam apel gelar pasukan tersebut yang dipimpin Kapolres Grobogan tersebut, hadir pula Bupati Grobogan Sri Sumarni dan jajaran Forkopimda.

Kapolres mengatakan apel gelar pasukan ini, merupakan bentuk kesiapsiagaan personel Polres Grobogan bersama instansi terkait, dalam mengamankan agenda hari besar keagamaan dan tahun baru di tengah pandemi Covid-19.

Ketika membacakan amanat Kapolri, Kapolres Grobogan mengatakan  dalam Operasi Lilin 2020 mulaio 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 ini, di seluruh Indonesia disiapkan 83.917 personel polisi, 15.842 personel TNI, serta 55.086 personel instansi terkait lainnya.

Personel tersebut akan ditempatkan pada 1.607 pos, untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan kamtibmas dan kamseltibcar lantas (keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas).

Selain itu akan disiagakan pula petugas di 675 pos pelayanan, untuk mengamankan pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, dan lain-lain.

Apel gelar pasukan ini, dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin 2020 dalam rangka pengamanan perayaan Nataru. Baik dari aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas lainnya.

Kegiatan pengamanan ini mengedepankan kegiatan preemptif dan preventif secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional.

Tentunya, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. “Pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga menjadikan kita cenderung underestimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini. Kita harus lebih peduli. Jangan sampai kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19,” katanya.

Beberapa penekanan untuk dipedomani guna mendukung keberhasilan dalam pelaksanaan tugas. Pertama, siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME.

Kedua, lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang, sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat.

“Kami menyampaikan kepada seluruh masyarakat, bahwa menyambut tahun baru 2021 pemerintah tidak memberikan izin penyelenggaraan even kegiatan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu pula, Kapolres Grobogan kembali mengingatkan penegakan disiplin protokol kesehatan ke masyarakat. “Untuk daerah kita ini masih belum melandai Covid-19. Oleh karenanya semua harus menjadi teladan dalam penegakan protokol kesehatan,” kata kapolres. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.