in

Puluhan Ribu Kendaraan Terjaring Operasi Patuh 2022

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Gatot Repli Handoko SIK. (Foto : Tribratanews.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Puluhan ribu kendaraan di seluruh Indonesia, terjaring dalam operasi patuh 2022, yang dilaksanakan Korlantas Polri, sejak Senin (13/6/2022) lalu.

Pada hari pertama, polisi menjaring sekitar 20 ribu pengendara dan pada hari kedua, angkanya meningkat dua kali lipat.

Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Rabu (15/6/2022), mengatakan pada hari kedua, polisi mencatat ada 42.699 kendaraan yang ditindak di seluruh Indonesia.

“Berdasarkan laporan harian dari posko operasi patuh 2022 polda jajaran, pada hari Selasa tanggal 14 Juni 2022, yang pertama, jumlah penindakan pelanggaran lalu lintas sebanyak 42.699 penindakan,” kata dia, Rabu (15/6/2022) seperti dirilis tribratanews.polri.go.id.

Dia juga menjelaskan, bahwa penindakan melalui E-TLE ada sebanyak 9.421, sedangkan melalui teguran ada 33.278 penindakan.

“Dengan rincian penindakan secara E-TLE sebanyak 9.421 penindakan dan teguran 33.278 penindakan,” katanya.

Adapun jenis pelanggaran paling banyak dilakukan pengguna sepeda motor adalah tidak mengenakan helm sesuai SNI. Adapun untuk pengguna mobil, adalah pengemudi atau penumpangnya tidak mengenakan sabuk keselamatan.

“Kemudian jenis pelanggaran selama operasi patuh 2022 sepeda motor R2 sebanyak 5 pelanggaran, yaitu penggunaan helm tidak sesuai dengan SNI. Kemudian yang kedua mobil atau kendaraan khusus sebanyak 15 pelanggaran yaitu penggunaan safety belt,” kata dia.

Sebelumnya, pada hari pertama, Polri mencatat 20.047 pelanggaran lalu lintas.

“Kami laporkan berdasarkan harian dari posko pelaksanaan Operasi Patuh 2022 polda jajaran pada hari Senin yang pertama jumlah penindakan pelanggaran lalu lintas sebanyak 20.047 penindakan,” terang Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, Selasa (14/06/22).

Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan penindakan itu terdiri atas 2.698 penindakan dengan e-TLE dan 17.349 penindakan lewat teguran. Ada 8.378 pelanggaran yang dilakukan pengendara sepeda motor.

“Dengan tiga jenis pelanggaran terbanyak berupa berboncengan lebih dari satu penumpang sebanyak 4.189 pelanggaran, kemudian pengguna helm tidak sesuai dengan SNI sebanyak 3.303, dan melawan arus 508 pelanggaran,” tutur Jenderal Bintang Satu.

Kemudian untuk pelanggar dengan kendaraan mobil dan kendaraan khusus lainnya sebanyak 2.578 pelanggaran.

Pelanggaran terbanyak yakni kendaraan melebihi muatan sebanyak 1.289 pelanggaran, penggunaan sabuk pengaman sebanyak 1.020, dan melawan arus sebanyak 100.

Sementara, data kecelakaan tercatat sebanyak 101 kejadian. Korban meninggal dunia berjumlah 11 orang, luka berat delapan orang dan luka ringan 123.

“Dengan kerugian materiil sebanyak Rp 136 juta,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri.

Diinformasikan, Polri menggelar Operasi Patuh 2022 selama 14 hari, mulai tanggal 13 hingga 26 Juni 2022, di seluruh Indonesia.

Polri tidak mengedepankan tilang manual dalam Operasi Patuh 2022, melainkan memanfaatkan teknologi berupa Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). (HS-08)

Zulkifli Hasan Prioritaskan Minyak Goreng, Hadi Tjahjanto Urus Sertifikat hingga IKN

Presiden Jokowi Sebut Peringatan 70 Tahun Indonesia-Jerman Jadi Momentum Perkuat Kemitraan