in

Puluhan Nelayan Di Kendal Rela Menunggu Sejak Subuh Untuk Mendapatkan Solar

Kepala Desa Gempolsewu, Charmadi, saat berbincang dengan ibu-ibu yang mengantre solar di pangkalan SPBN Tawang, Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Selasa (10/8/2021).

 

HALO KENDAL – Puluhan wanita di Dusun Tawang, Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal terlihat berkumpul menunggu giliran untuk mendapatkan solar bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahanbakar Nelayan (SPBN) Desa Gempolsewu, Selasa (10/8/2021).

Beberapa di antara mereka bahkan sudah mengantre sejak pukul 03.00 pagi. Padahal pelayanan baru dibuka sekitar pukul 13.00.

Kepala Desa Gempolsewu, Charmadi mengatakan, warga ini sudah mengantre sejak subuh untuk mendapatkan jatah solar bersubsidi.

“Bahan bakar solar merupakan kebutuhan vital warga kami. Karena warga kami sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan. Bahkan nelayan dari Desa Gempolsewu adalah yang terbanyak di Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, setiap harinya, di Gempolsewu sendiri, membutuhkan sekitar 90.000 liter solar setiap harinya.

Hal ini dikarenakan, di Desa Gempolsewu, sedikitnya ada 1.500 perahu milik nelayan.

Untuk itu dirinya berharap kepada Pemerintah melalui dinas terkait, agar pasokan solar bisa tercukupi, sesuai hitungan yang ia ajukan.

“Estimasinya, satu perahu dengan tiga mesin itu idealnya membutuhkan 60 liter, karena satu mesin saja butuh 20 liter solar setiap harinya. Lha 60 liter kalau dikalikan 1.500 perahu itu kan butuh 90.000 liter,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang pengantre solar, Anna (36) warga Desa Gempolsewu mengaku, dirinya antre sudah sejak pukul 03.00 pagi.

Ini ia lakukan, demi mendapatkan 40 liter solar. Hingga pukul 09.00 lebih, dirinya belum juga mendapatkan solar.

“Karena solar langka, dalam satu bulan, suami saya baru berangkat melaut tiga kali. Bagi kami solar itu kebutuhan pokok setelah beras. Untuk itu, kami mohon kepada pemerintah untuk mencukupi,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kendal, Hudi Sambodo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kendal akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat.

“Terkait dengan keterbatasan subsidi Solar, kami akan menyampaikannya kepada pihak BPH Migas dan meminta agar kuota untuk Kendal bisa ditambah sesuai dengan kebutuhan para nelayan di Kabupaten Kendal,” ucapnya.(HS)

Share This

Kanwil Kemenkumham Berbenah Wujudkan Zona Integritas

Kemenkominfo Tunda ASO, DPRD Kendal Minta Pemerintah Beri Bantuan Set Top Box