in

Puluhan Juta Orang Diprediksi Mudik di Jateng, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ilustrasi rekayasa lalu lintas

HALO SEMARANG – Puluhan juta orang diprediksi bakal melakukan mudik ke Jawa Tengah. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah telah menyiapkan skema arus lalu lintas selama lebaran tahun 2024.

Beberapa skema telah disiapkan oleh kepolisian untuk menampung arus mudik yang diprediksi mencapai 61,6 juta pemudik masuk ke Jateng. Skema yang disiapkan Ditlantas berupa sistem One Way, sistem ganjil-genap, dan pembatasan angkutan barang baik di jalur tol maupun non tol.

“Iya, untuk One Way diberlakukan selama lima hari saat arus mudik dan lima hari saat arus balik,” ujar Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Sonny Irawan, Rabu (20/3/2024).

Ia merinci, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri penerapan sistem one way di jalan tol wilayah Jawa Tengah, saat arus mudik lebaran dilakukan mulai Jumat 5 April 2024 pukul 14.00 WIB hingga Minggu 7 April 2024 pukul 24.00 WIB diterapkan di KM 72 ruas Jalan Tol Cikopo – Palimanan (Cipali) sampai dengan KM 414 ruas Jalan Tol Semarang – Batang.

Senin 8 April 2024 pukul 08.00 WIB – pukul 24.00 WIB diterapkan di KM 72 ruas Jalan Tol Cikopo – Palimanan sampai dengan KM 414 ruas Jalan Tol Semarang – Batang.

“Selasa 9 April 2024 pukul 08.00 – pukul 24.00 WIB juga kembali diterapkan one way mulai di KM 72 ruas Jalan Tol Cikopo – Palomanan sampai dengan KM 414 ruas Jalan Tol Semarang – Batang,” terangnya.

Sebaliknya, skema jadwal one way arus balik lebaran 2024, dimulai Jumat 12 April 2024 pukul 14.00 WIB – pukul 24.00 WIB dari KM 414 ruas Jalan Tol Semarang – Batang sampai dengan KM 72 ruas Jalan Tol Cikopo – Palimanan.

Hal yang sama dilakukan di dua hari berikutnya, yakni Sabtu 13 April 2024 pukul 08.00 WIB – pukul 24.00 WIB dan Minggu 14 April 2024 pukul 14.00 WIB hingga Selasa 16 April pukul 08.00 WIB.

Penerapan sistem ganjil-genap saat arus mudik, lanjut Sonny, dimulai dari KM 0 Jalan Tol Ruas Dalam Kota Jakarta sampai dengan KM 414 ruas Tol Semarang-Batang. Kebijakan itu diberlakukan mulai Jumat 5 April 2024 pukul 14.00 WIB sampai Minggu 7 April 2024 pukul 24.00 WIB.

Senin 8 April 2024 pukul 08.00-24.00 WIB hingga Selasa 9 April 2024 pukul 08.00-24.00 WIB. Sebaliknya, penerapan sistem ganjil-genap saat arus balik dari KM 414 ruas Tol Semarang-Batang sampai dengan KM 0 Jalan Tol Ruas Dalam Kota Jakarta

Diberlakukan dari Jumat 12 April pukul 14.00 sampai pukul 24.00, Sabtu 13 April 2024
Pukul 08.00-24.00 WIB. Kemudian, Minggu 14 April 2024 pukul 14.00 WIB sampai Selasa 16 April 2024 pukul 24.00 WIB.

“Kami sudah melaksanakan survey lapangan, dan juga kita sudah mencoba melakukan beberapa rekayasa,” terangnya.

Pihaknya juga menyiapkan aturan pelarangan truk yang dilarang melintas saat arus mudik dan balik lebaran berupa truk barang sumbu tiga atau lebih, truk gandeng, truk angkut hasil tambang, galian tanah dan bahan bangunan.

Pembatasan serupa juga diterapkan angkutan barang di Jalan Non tol wilayah Jawa Tengah yang dimulai Jumat 5 April 2024 pukul 09.00 WIB sampai dengan Selasa 16 April 2024 pukul 08.00 WIB.

Jalur pembatasan jalur non tol meliputi jalur perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah berada di Cirebon dan Brebes. Jalur Jawa Tengah berada di Solo-Klaten- Yogyakarta. Kemudian jalur Brebes-Tegal- pemalang-Pekalongan-Batang-Kendal-Semarang-Demak.

Adapun jalur selatan di Bawen-Magelang-Yogyakarta. Selanjutnya di jalur perbatasan Jawa tengah dan Jawa Timur berada di Solo-Ngawi.

“Pembatasan jalur Jawa Tengah-Yogyakarta berada di jalur Jogja-Wates, Jogja-Sleman-Magelang, Jogja-Wonosari, Jalur jalan lintas selatan atau jalur Deandles,” bebernya.

Sonny mengatakan, angkutan barang juga dibatasi melintasi di Jalan tol wilayah Jawa Tengah berlaku mulai Jumat 5 April 2024 pukul 09.00 WIB sampai dengan Selasa 16 April 2024 pukul 08.00 WIB. Jalur pembatasan meliputi Jalur Tol Brebes sampai Sragen, Jalur tol Semarang-Demak,Jalur tol dalam kota Semarang, dan jalur tol Jogja-Solo.

Berkaca pada mudik tahun 2023, ada pengecualian waktu antara pukul 22.00 WIB sampai pukul 5 pagi, truk boleh beroperasional. Namun, berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan tahun ini arus mengalami peningkatan 57 persen sehingga kendaraan sumbu tiga itu full tidak bisa beroperasi.

“Terhitung dari mulai tanggal 5-16 April tidak dapat beroperasional di tol dalam kota Jawa Tengah maupun di jalan jalan arteri wilayah Jawa Tengah,” imbuhnya. (HS-06)

Terdampak Banjir, KPP Pratama Demak Buka Layanan Darurat

Bupati Sragen Manfaatkan Tarawih Keliling untuk Serap Aspirasi