in

Pulau Jawa Masih Yang Terpadat, Penduduk Perempuan Terbanyak

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama sejumlah pejabat menyaksikan secara virtual rilis bersama data sensus penduduk 2020 dan data administrasi kependuudkan 2020 menuju satu Kependudukan Indonesia, dari ruang SIC Diskominfo Kabupaten Karanganyar. (Foto : Karanganyarkab.go.id)

 

HALO KARANGANYAR – Penduduk perempuan masih jadi yang terbanyak di Indonesia. Menurut data Kemendagri mencapai lebih dari 271.349.889 jiwa. Adapun dari hasil sensus penduduk 2020 oleh Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia 270,20 juta jiwa.

Dari 271.349.889 jiwa penduduk Indonesia, jumlah penduduk perempuan masih mendominasi, yakni 137.119.901 jiwa. Adapun untuk laki-laki, sejumlah 134.229.988 jiwa.

Adapun untuk kepadatan penduduk berdasarkan pulau, yang terpadat adalah Jawa 55,49 persen, Sumatera 21,73 persen.

Pada 2020, jumlah perekaman wajib KTP 196.394.976. Angka tersebut dengan perincian, penduduk yang sudah mengikuti perekaman sebanyak 194.649.012 dan yang belum 1.745.964 orang.

Mengenai sebaran penduduk, Jawa Barat tertinggi dengan jumlah 47,1 juta jiwa, Jawa Timur, 40,41 Juta Jiwa, Jawa Tengah 37,10 juta jiwa.

Data-data tersebut terungkap dalam rilis bersama data sensus penduduk 2020 dan data administrasi kependuudkan 2020 menuju satu Kependudukan Indonesia.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dra Any Indriastuti, dan kepala BPS Kabupaten Karanganyar, Dewi Tri Rahayuni, menyaksikan secara virtual di ruang SIC Diskominfo Kabupaten Karanganyar, Kamis (21/01).

Hadir juga dalam kesempatan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak KB, Agam Bintoro, Kabag Humas, Sugiharjo, Kepala Diskominfo, Drs Sujarno, dan Kabid IKP Diskominfo Kabupaten Karanganyar, Teguh Triyono.

“Rilis bersama data kependudukan ini merupakan wujud sinergi antara Kemendagri dengan BPS. Hal ini menujukkan kekompakan untuk mewujudkan satu data Kependudukan Indonesia. Data kependudukan sebagai basis data untuk keperluan pelayanan publik, perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, pembangunan demokrasai, penegakan hukum serta pencegahaan kriminal,” kata Sekjen Kemendagri Dr Ir Muhammad Hudori, MSi.

Sementara Kepala Badan Pusat Statistik, Suhariyanto mengatakan momen rilis bersama sensus penduduk 2020 dan data kependudukan ini, merupakan peristiwa bersejarah, karena untuk pertama kali BPS dan Kemendagri bekerja sama untuk membenahi data Indonesia.

“Sensus di tengah pandemi bukanlah sesuatu yang mudah dan memberikan pelajaran berharga bagi kita semua. Sensus penduduk 2020 merupakan sensus ke-7 yang dilaksanakan di Indonesia,” paparnya.

Menurut dia, dari sensus Penduduk tahun 2020, menurut Suhariyanto jumlah penduduk 270,20 juta jiwa. Perbedaaan dengan data Kemendagri ini muncul, karena periode yang dilakukan pendataan berbeda. Namun demikian, selisihnya juga tidak terlalu banyak.

Menurut Data BPS dengan jumlah penduuk 270,20 juta dengan luas Indonesia 1,905 Juta kilometer persegi, berarti setiap kilometer persegi dihuni 141 jiwa. Rata-rata pertumbuhan penduduk 1,25 persen dengan Laju kelahiran, kematian dan migrasi.  (HS-08)

Share This

KPU Sragen Tetapkan Yuni-Suroto Sebagai Bupati dan Wabup Terpilih

Dicurigai Masyarakat, Gudang Pupuk Bersubsidi Ini Disidak Bupati Pati