Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

PSIS Vs PSM, Kedua Tim Sama-sama Tampil Pincang

Skuad PSIS.

 

 

HALO SEMARANG – PSIS akan menjamu PSM Makassar pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Moch Soebroto Magelang, Rabu (17/11/2019).

Kedua tim akan tampil pincang jelang laga ini. Di kubu PSIS, mereka dipastikan tak bisa diperkuat Jonathan Cantillana, dan juga Heru Setyawan yang terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Sementara bek PSIS, Muhammad Rio Saputro dan Soni Setiawan juga diragukan tampil karena masalah cedera.

Kondisi nyaris sama juga dialami tim tamu, PSM Makassar. Dengan membawa 18 pemain ke Magelang, anak asuh Darije Kalezic ini tak menyertakan Marc Klok, Zulham Zamrun, dan Wiljan Pluim. Kondisi ini tentu membuat tim Juku Eja akan tampil pincang ketika menghadapi tuan rumah PSIS.

Meski akan tampil dengan skema tak lengkap, baik PSIS maupun PSM akan menarketkan poin penuh di laga nanti. PSM bertekad mempertahankan posisi di papan atas klasemen. Sementara PSIS masih membutuhkan banyak poin untuk memastikan aman dari ancaman degradasi.

General Manager PSIS, Wahyoe “Liluk” Winarto menegaskan, pihaknya memang memburu banyak poin untuk mengamankan posisi. Maka untuk itu PSIS berambisi untuk menyapu bersih laga kandang tersisa.

Meski begitu, butuh perjuangan keras untuk bisa mengalahkan PSM di laga nanti. Liluk sapaan akrab Wahyoe Winarto menyebut, PSM masih akan tetap menjadi tim tangguh meski tanpa beberapa pemain pilar. PSM masih menyimpan sejumlah nama pemain top, seperti Ezra Walian dan Amido Balde.

“Kita ketahui Pluim jadi motornya PSM. Dengan tidak adanya Pluim itu suatu keuntungan bagi PSIS. Tapi PSM bukan hanya Pluim, ada banyak pemain bagus di sana,” katanya.

Apalagi sebelum bertemu PSIS, PSM sebelumnya berhasil menang saat menjamu Bali United. Dalam laga itu, dua bek sayap PSM tampil bagus. Terutama mantan pemain PSIS di era Liga 2 musim 2017, Taufik Hidayat.

Sementara pelatih PSIS, Bambang Nurdiasyah mengatakan, tim pelatih fokus memperbaiki kebugaran fisik pemain menghadapi laga lawan PSM ini. Pelatih yang akrab disapa Banur itu menilai, jadwal padat berdampak buruk pada kebugaran pemain. Persoalan kebugaran pemain juga menjadi keluhan pelatih PSM, Darije Kalezic.

Selain membenahi kebugaran pemain, Banur juga tengah mempersiapkan strategi yang tepat untuk mengantisipasi permainan PSM. Pelatih berusia 58 tahun itu mengatakan, sangat mewaspadai pemain-pemain muda milik PSM. Alasannya, pemain muda PSM sangat ngotot dalam permainan.

Absennya beberapa pilar PSM karena cedera maupun akumulasi kartu, membuat pelatih PSM, Darije Kalezic memang sering menurunkan pemain muda pada beberapa laga. Pemain muda ini menggeser posisi pemain senior seperti Zulham Zamrun dan M Rahmat.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang