Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

PSIS Menang Lawan PSM, Peluang Hindari Degradasi Makin Besar

Bambang Nurdiansyah saat Prematch Prescon jelang laga antara PSIS melawan PSM Makassar, Selasa (26/11/2019).

 

HALO SEMARANG – PSIS sukses menundukkan tamunya PSM Makassar dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019 menghadapi PSM Makassar l di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Rabu (27/11/2019) malam.
Satu-satunya gol pada pertandingan ini diciptakan Claudir Marini Junior pada menit ke-26, memanfaatkan umpan Bruno Silva.

Kemenangan ini membuat jalan Laskar Mahesa Jenar bertahan di Liga 1 musim depan makin terbuka. Tim Mahesa Jenar kini menduduki posisi 12, dengan nilai 37 hasil 29 laga.

Mereka menyalip posisi Persija Jakarta yang kini berada di posisi 13 dengan 35 poin dari 28 laga yang telah dilalui.

Pelatih PSIS, Bambang Nurdiansyah, setelah pertandingan berujar dirinya harus berterima kasih kepada seluruh anak buahnya yang tampil luar biasa. Dia menyebut, kelelahan yang sebenarnya dirasakan pemain, seperti hilang seketika di lapangan.

“Pertandingan yang tidak gampang, babak kedua pemain drop. Saya harus angkat topi untuk seluruh pemain yang malam ini tampil habis-habisan. Meski mereka kelelahan, tujuannya tetap adalah memberikan yang terbaik untuk tim ini,” ungkapnya usai laga

PSIS masih memiliki lima pertandingan tersisa, sebelum kompetisi Liga 1 musim ini berakhir. Empat di antaranya merupakan laga di kandang sendiri. Pertandingan terdekat PSIS Semarang adalah melawat ke markas Persipura Jayapura, Rabu (4/12/2019).

Sementara pelatih PSM, Darije Kalezic mengakui PSIS memang pantas memenangi pertandingan.

“PSIS bermain lebih solid dan kompak. Saya paham, mereka melakukan itu agar bisa menjauh dari ancaman degradasi,” ujar Darije pada sesi jumpa pers usai laga.

Banyaknya pelanggaran keras yang dilakukan pemain PSIS, membuat PSM kesulitan mengembangkan permainan. Dalam situasi ini, PSIS mendapatkan golnya lewat skema serangan balik.

“Gol mereka bisa terjadi karena kesalahpahaman pemain belakang PSM,” jelas Darije.

Menurut Darije, setelah ketinggalan, skuadnya berusaha bangkit untuk menyamakan kedudukan. Mantan pelatih Roda JC Kerkrade ini menyebut tiga peluang PSM yang seharusnya berbuah gol. Tetapi, Rizky Pellu, Rasyid Bakri, dan Rizky Eka Pratama gagal mengonversi peluang itu menjadi gol.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang