in

PSIS Andalkan Pemain Muda untuk Redam Kecapatan Persipura

Para pemain Persipura saat mencoba lapangan di Stadion Klabat, Manado, Sabtu (29/2/2020).

 

HALO SEMARANG – PSIS membawa banyak pemain muda saat dijamu Persipura di Stadion Klabat, Manado, Minggu (1/3/2020). Setidaknya ada beberapa nama pemain muda yang dibawa ke Manado dan akan diandalkan untuk meredam kecepatan Persipura, seperti Fredyan Wahyu, Septian David, Fandi Eko, Adithya Jorry, M Rio Saputro, dan Pratama Arhan.

Kecepatan dan ketajaman Persipura, selama ini memang menjadi salah satu elemen yang kerap menyulitkan tim lawan. Nama-nama seperti Todd Ferre, Boaz Solossa dan Ian Luois Kabes akan memberikan teror bagi pemain belakang PSIS lewat kecepatan mereka.

“Laga pertama selalu tak mudah. Butuh kerja keras dan kesiapan mental yang baik agar meraih hasil positif. Pemain siap all out,” tutur Pelatih PSIS, Dragan Djukanovic, Jumat (28/2/2020).

Juru taktik asal Montenegro itu telah mempersiapkan skema untuk meredam kecepatan Boaz Salossa dkk. Di barisan belakang, Wallace Costa akan bahu membahu dengan Rio Saputra, Syafrudin Tahar, dan Fredyan Wahyu.

Di tengah, PSIS menyiapkan Fandi Eko Utomo yang akan menemani Finky Pasamba dan Jonathan Cantillana untuk menjaga keseimbangan lini tengah PSIS. Sedangkan di lini depan, Dragan Djukanovic akan mengandalkan striker lokal seperti Hari Nur, Komarudin, Septian David Maulana, dan Adithya Jorry, karena striker asing mereka, Bruno Silva absen di laga ini.

“Semua pemain siap turun nanti. Jadi tak ada masalah, karena situasi ini sudah kami persiapkan dalam latihan,” imbuhnya.

Sementara Pelatih Persipura, Jacksen Tiago, berharap magis Todd Rivaldo Ferre saat menjamu PSIS di Stadion Klabat, Manado. Pemain yang memiliki kecepatan ini diharapkan menjadi pemecah kebuntuan dalam laga tersebut.

“Todd Ferre merupakan pemain masa depan Indonesia dan bertatus pemain muda terbaik di liga musim lalu. Seharusnya Boci (Boaz Sallosa-red) yang saya bawa ke sesi konfrensi pers sebelum pertandingan. Ini sebagai bentuk apresiasi buat Todd, kami punya harapan besar dengan kemampuannya. Semoga Todd Ferre mampu mengeluarkan magisnya,” ujarnya, Sabtu (29/2/2020).

Jaksen mengaku sudah menyiapkan timnya selama 35 hari dengan situasi dan simulasi latihan maupun uji coba. Menjamu PSIS dia sudah menyiapkan segala hal yang diperlukan untuk meraih hasil terbaik dalam laga perdana tersebut. Jaksen optimistis dan tidak memiliki keraguan soal komitmen pada pemainnya dalam pertandingen melawan PSIS tersebut. Dia ingin semua pemain Persipura menampilkan permainan terbaik dan berdoa serta berusaha di laga tersebut.

“Semoga apa yang kami rencanakan dan cita-citaka bisa tercapai dalam pertandingan perdana di Liga 1 melawan PSIS. Meskipun kami bermain di tanah baru, yakni di Manado semoga berkah buat kita, karena Persipura merupakan tim musafir,” imbuhnya.

Menurutnya, suasana di Manado cukup bersahabat untuk Persipura, berbeda saat musim lalu di Gelora Delta Sidoarjo yang sangat sunyi senyap tidak ada suporter dan penonton.

“Di sini lumayan masih ada penontonnya. Atmosfernya bagus, jika pemain bermain baik dan dapat dukungan penonton itu akan menjadi suatu tekanan untuk tim lawan. Kami tidak bicara target, tapi kami memiliki harapan agar Persipura menjadi tim terbaik di Liga Indonesia musim ini,” tandasnya.

Sementara itu, Todd Ferre mengaku siap diturunkan dalam laga melawan PSIS tersebut. Dirinya akan membayar kepercayaan pelatih dalam pertandingan perdana di tanah Manado.

“Saya berusaha menjawab kepercayaan pelatih besok. Intinya saya sudah siap bermain dalam laga perdana Liga 1,” pungkasnya.(HS)

Share This

Meski Ada Kebijakan Penghentian Penerbitan Visa Umroh, PT Marimas Tetap Komitmen Berangkatkan Pelanggan

Pamerkan Potensi Pertanian dan Perkebunan, Pemkot Gelar Semarang Agro Expo 2020