in

PS Sleman, Kegaduhan dan Kesempatan Dejan Antonic

PS Sleman di pertandingan BRI Liga 1. (Foto: PS Sleman)

 

HALO SPORT – PS Sleman dilanda kegaduhan menjelang laga krusial melawan Persik Kediri di kompetisi BRI Liga 1 2021-22 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (3/10/2021). Laga ini memberi kesempatan kepada Dejan Antonic apakah masih layak menangani PSS atau harus lengser karena pencapaian buruk di kompetisi.

Kekalahan 1-3 dari Persebaya Surabaya yang berujung ketegangan antara Sleman fans dan klub. Kecewa atas hasil buruk di kompetisi menjadikan suporter mendesak manajemen untuk memberhentikan Dejan.

Tuntutan itu dijawab secara spontan oleh Direktur PT Putra Sleman Sembada yang menaungi PSS, Marco Gracia Paulo. Dia menyatakan pihaknya bakal memenuhi tuntutan suporter dengan memecat Dejan. Namun PSS bakal hengkang dari Sleman.

PSS memang bisa saja meninggalkan Sleman. Ini tergantung pemilik klub yang merupakan pemegang mayoritas saham. Hanya, pernyataan Marco jelas memunculkan kegaduhan.

Marco akhirnya meminta maaf dan memastikan PSS tidak akan meninggalkan Sleman. Jawaban ini cukup melegakan karena ada kepastian PSS tetap di bumi sembada.

“Saya meminta maaf kepada masyarakat Sleman. Tidak hanya kepada Sleman fans, tetapi seluruh masyarakat Sleman karena statemen saya sudah jadi trending. Pernyataan saya membuat heboh,” kata Marco.

“Tak ada maksud untuk menyakiti siapa pun. Ini hanya masalah komunikasi. Saya pastikan PSS adalah milik Sleman dan tetap ada di Sleman,” ucapnya.

Meski sudah mendapat kepastian yang melegakan, namun semua itu belum berakhir. Kini, PSS harus segera memutus tren buruk sekaligus memperbaiki posisi di klasemen sementara.

“Kami dalam kondisi bagus dan siap menghadapi pertandingan melawan Persik. Kami memang harus berubah dan semoga bisa menang,” ujar Dejan.

Mantan pelatih Madura United ini menanggung beban berat karena harus memenangkan laga tersebut. Namun Dejan optimistis memenuhi target. Apalagi, PSS memiliki catatan bagus saat melawan Persik di tempat yang sama di Piala Menpora. Saat itu, PSS menang tipis 1-0 di laga pertama turnamen pramusim tersebut.

“Kami punya pengalaman bagus saat menghadapi Persik di Piala Menpora. Saat itu, kami mengawalinya dengan kemenangan. Kami ingin melakukan hal sama di laga ini,” ucapnya.

Sementara, pelatih Persik Joko Susilo menghadapi situasi sama. Persik mengalami keterpurukan. Mereka baru sekali meraih kemenangan sehingga hanya menduduki peringkat 16 atau zona degradasi dengan poin empat. Sama dengan PSS, namun Persik kalah selisih gol.

“Kami tak ingin larut dengan situasi ini. Pertandingan masih banyak dan kami fokus menghadapi PSS,” ucap Joko.(HS)

Share This

Sebelum Penemuan Jasad Bayi Di Ngaliyan, Dua Wanita Menumpang Kamar Mandi Warga Dan Meninggalkan Bercak Darah

Chacha Dikukuhkan Menjadi Bunda PAUD Kabupaten Kendal 2021-2023