Proyek Pembangunan Bendungan Bener Masih On The Track

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Purworejo Ir Yuni Astuti MA meninjau progress pembangunan Bendungan Bener dari sisi sebelah kanan, di Desa Kemiri Kecamatan Gebang. (Foto : Purworejopkab.go.id)

 

HALO PURWOREJO – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Purworejo Ir Yuni Astuti MA, menilai Proyek Pembangunan Bendungan Bener Masih On The Track atau sesuai rencana.

Penilaian tersebut disampaikan Yuni Astuti, saat meninjau progress pembangunan Bendungan Bener dari sisi sebelah kanan, di Desa Kemiri Kecamatan Gebang.

Kunjungan tersebut untuk memastikan bahwa salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) itu, berjalan sesuai rencana.

“Saya melihat sudah ada perkembangan yang bagus di lapangan, mungkin ada sedikit keterlambatan, tetapi masih on the track. Dari sisi kanan pembangunan Bendungan Bener, saya lihat jalan masuknya sudah tidak ada masalah,” katanya seusai meninjau titik tertinggi melihat Bendungan Bener.

Turut mendampingi Sekda Drs Said Romadhon, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Drs Boedi Hardjono, Kadin PUPR Suranto SSos MPA dan Kabag Humas dan Protokol Setda Rita Purnama SSTP MM.

Pjs Bupati Yuni berharap masyarakat sekitar Bendungan Bener bisa saling bekerja sama dengan pemrakarsa proyek, agar dapat mempercepat pembangunan dari proyek PSN itu.

“Kalau komunikasi terus dilakukan, saya kira percepatannya akan bisa dilakukan untuk mengejar sedikit keterlambatan kemarin. Kedepan saya berharap PT Brantas Abipraya, PT Pembangunan Perumahan dan PT Waskita Karya akan bisa melakukan komunikasi yang intens dengan masyarakat, Pemkab Purworejo, BBWS dan BPN,” kata dia, Rabu (11/11).

Sementara itu,  Project Manager PT Brantas Abipraya (Persero) Rakhmad Cahyana, menjelaskan pihaknya sedang mengerjakan paket 1 yakni mengerjakan akses jalan dan terowongan.

Dikatakan Rakhmad, hingga saat ini progres pengerjaan paket 1 baru mencapai 6 persen. Angka ini masih jauh dari taget, yang seh arusnya telah mencapai 15 persen.

Masalah pembebasan lahan masih menjadi faktor utama keterlambatan, sehingga pihaknya belum bisa bekerja secara maksimal. Untuk saat ini, pihaknya hanya dapat bekerja pada area yang telah disewa.

“Harapan kami, target dari BBWS tahun ini bulan Desember seluruh lahan pada paket 1 sudah bebas dapat terealisasi. Sehingga kami bisa bekerja lebih maksimal,” kata Rakhmad. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.