Program UMKM Bangkit Tingkatkan Geliat Ekonomi Di Jateng

Foto ilustrasi: UKM Anjani di Kota Semarang yang memproduksi tas tetap bertahan dan bangkit di masa pandemi karena merambah marketplace dan penjualan online.

 

HALO SEMARANG – Program UMKM Bangkit yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jateng dan DIY, diharapkan mampu untuk meningkatkan geliat ekonomi dan UMKM di Jawa Tengah di tengah pandemi Covid-19.

Kepala OJK Regional 3 Jateng dan DIY, Aman Santosa menyatakan, program UMKM Bangkit untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi serta mendorong kebangkitan UMKM di Jawa Tengah.

Menurutnya, program tersebut ditujukan untuk mengintegrasikan seluruh potensi ekonomi dan kelembagaan yang ada untuk mendorong UMKM.

“Program ini juga untuk melengkapi program-program serupa yang telah dilakukan beberapa pihak selama ini,” katanya di Semarang, Selasa (20/10/2020).

Data BPS dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah menunjukkan, Jawa Tengah memiliki Usaha Mikro Kecil (UMK) sebanyak 4.131.727 usaha.

Dari jumlah tersebut, 51% mengalami kendala pemasaran, 25% mengalami kendala pembiayaan, 5% mengalami kendala bahan baku, dan 19% mengalami kendala lainnya.

Menanggapi kendala tersebut, Aman Santosa menyatakan, melalui Program UMKM Bangkit akan membantu sejumlah kendala yang dihadapi UMKM.

“Di situ UMKM akan mendapat dukungan akses pembiayaan, pelatihan pemasaran, dan transaksi di marketplace, pelatihan pengelolaan keuangan bagi UMKM,  pelatihan pengelolaan usaha dan produksi, pelatihan perizinan bagi UMKM, pengembangan platform digital UMKM Bangkit yang mengintegrasikan seluruh informasi dan potensi pengembangan UMKM,” paparnya.

Aman menambahkan, program ini telah dilakukan pada tanggal 15 dan 16 Oktober 2020 dengan pelatihan pengelolaan keuangan dan pelatihan pemasaran secara online, yang mengikutsertakan UMKM binaan Lembaga Jasa Keuangan dan Pemerintah Daerah.

Program UMKM Bangkit lainnya, lanjut Aman Santosa, juga memberikan pengetahuan yang relevan dengan permasalahan yang dihadapi UMKM di masa pandemi dengan nara sumber, antara lain Andy F Noya, Bambang RSD Photography, Bank Jateng, BRI, Bank Indonesia dan Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo).

“Acara tersebut dikemas dalam bentuk seminar virtual yang menghadirkan nara sumber dari Ludy Arlianto selaku Kepala OJK Tegal, Mulyono selaku Pemimpin Wilayah XI PT Pegadaian, Aswin Wijaya selaku Area Manager Tokopedia, Leonard selaku Direktur Keuangan PT Sidomuncul dan Melvin Mumpuni selaku founder finansialku.com,” paparnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.