Program Perhutanan Sosial Beri Manfaat Ekonomi hingga Pelestarian Lingkungan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

 

HALO SEMARANG –Masyarakat kini telah dapat mengambil manfaat dari program perhutanan sosial, yang kini telah diperkuat dengan adanya UU Omnibuslaw Cipta Kerja.

Sekurang-kurangnya ada tiga manfaat yang dapat dirasakan, yakni di bidang ekonomi, sosial, dan pelestarian lingkungan hidup.

Hal itu disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, seperti dirilis Setkab.go.id.

Di bidang ekonomi, program perhutanan sosial telah memberikan lapangan kerja, sekurang-kurangnya untuk 800 ribu hingga 900 ribu orang. Mereka saat ini sudah dapat mengakses pengelolaan hutan, secara legal.

Dengan adanya kemampuan mengelola hutan secara legal tersebut, masyarakat kini tidak lagi merasa cemas.

Adanya UU Cipta Kerja ini, juga diharapkan mampu mengurangi ketimpangan penguasaan hutan, antara masyarakat luas dengan korporasi.

Adapun dari sisi lingkungan hidup, dengan adanya pelembagaan yang legal dari pemerintah, masyarakat tidak bisa lagi membuka lahan dengan cara membakar ataupun penebangan liar. Dengan demikian pelestarian lingkungan hutan juga dapat terjaga. Hal ini sekaligus merupakan bentuk ketegasan Pemerintah untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Lanjut Airlangga, saat ini Pemerintah Pusat sedang menggodok tiga Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP), sebagai peraturan pelaksanaan dari UU Cipta Kerja, untuk sektor lingkungan hidup dan kehutanan.

Dengan masuknya perhutanan sosial dalam ini UU ini, pemerintah membuka investasi untuk masyarakat luas, namun tetap harus dalam koridor pelestarian lingkungan.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama dengan kementerian dan lembaga lainnya, terus melakukan diseminasi informasi kepada masyarakat terkait Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang disahkan pada 2 November lalu. Pemerintah saat ini telah menyelesaikan 44 Peraturan Pelaksanaan yang terdiri dari 40 RPP dan 4 rancangan Perpres (Peraturan Presiden). (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.