in

Program MBR PDAM Kendal 2022, Biaya Pemasangan Sambungan Rumah Rp 400 Ribu Bisa Diangsur

PDAM Tirto Panguripan Kabupaten Kendal.

 

HALO KENDAL – PDAM Tirto Panguripan Kendal memberikan kesempatan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk mendapatkan pelayanan air minum pada tahun 2022 nanti.

Hal tersebut disampaikan Kabag Hubungan Pelanggan, PDAM Tirto Panguripan Kendal, Pudji Sutrisno, kepada halosemarang.id, Jumat (17/9/2021).

Disampaikan, meski dijalankan tahun 2022 kedepan, namun jangka waktu pendaftaran mulai tanggal 1 – 27 September 2021 dan diperuntukkan khusus bagi rumah tangga.

“Ya dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya bagi rumah tangga yang berpenghasilan rendah, untuk mendapatkan air bersih, PDAM Tirto Panguripan Kendal mengeluarkan program ini,” terang Pudji.

Dijelaskan, untuk pengajuan persyaratan di antaranya, fotocopy KTP, KK, rekening listrik di bawah 1.300 watt dan 900 watt ke bawah atau bagi yang listriknya masih nyalur ke tetangga.

“Syarat lain, di daerahnya sudah ada jaringan pipa PDAM dan membayar biaya pemasangan sambungan rumah (SR) Rp 400 ribu. Selain itu juga nomor handphone yang bisa kami hubungi,” jelas Pudji.

Ia menambahkan, Untuk MBR 2022 biaya sambung sebesar Rp 400 ribu tersebut bisa diangsur dua kali dan pembayarannya nanti pada tahun 2022, setelah id baseline dari konsultan dinyatakan masuk kualifikasi.

“Untuk jumlah pelanggan MBR 2022 yang diusulkan ini, sebanyak 2.000 sambungan rumah,” imbuh Pudji.

Sementara itu, Direktur utama PDAM Tirto Panguripan, Sunanto mengatakan, hingga pertengahan tahun 2021, PDAM Tirto Panguripan berhasil mencapai sejumlah target. Di antaranya dalam perolehan laba (surplus).

Bahkan perolehan laba hingga Juli lalu mencapai Rp 4,361 miliar. Nilai tersebut menurut Sunanto, telah melebih target laba dalam tahun anggaran sebesar Rp 3,373 miliar.

“Hingga Juli lalu sudah ada kelebihan laba sebesar Rp 987,588 juta. Kelebihan ini tentu dapat menunjang pembangunan daerah,” ungkap Sunanto.

Terkait laba, dirinya menjelaskan, jumlah laba yang harus disetorkan ke Kas Daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2021, sebesar Rp 3,489 miliar.

“Hingga Agustus ini, PDAM Tirto Panguripan Kendal sudah menyetorkan dana sebesar Rp 2 miliar,” jelas Sunanto.

Bukan hanya laba saja, kuantitas jumlah pelanggan lanjut Sunanto, saat ini juga cukup signifikan, yakni mencapai 90.574 sambungan rumah.

“Sementara total produksi air 737,5 liter per detik di 41 sumur dalam dan tiga sumber air milik PDAM. Di bulan ini ada penambahan pelanggan sebanyak 1.500 pelanggan baru,” ujarnya.

Sunanto menyebut, pihaknya juga memberi kemudahan pelanggan untuk membayar tagihan air secara online. Bisa melalui Kantor Pos, ATM, Indomaret dan Alfamart.

Selain itu melalui aplikasi Link Aja, Bukalapak, Tokopedia, Ovo, dan sebagainya.

“Pelanggan tidak perlu repot datang ke kantor cabang PDAM dan mengantre. Pembayaran cukup dari rumah menggunakan smartphone saja,” pungkasnya.(HS)

Share This

Terima Bantuan CSR, USM Bangun Perpustakaan Modern

Kualitas Lebih Bagus Dari Sebelumnya, Harga Tembakau di Kendal Capai Rp 38 Ribu Per Kilogram