in

Program Kerja 99 Hari Pertama, Bupati Blora Segera Bangun Mal Pelayanan Publik

Rapat paripurna DPRD, dengan agenda mendengarkan pidato perdana Bupati Blora masa jabatan 2021-2026. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Bupati Blora masa jabatan 2021-2026, H Arief Rohman, menekankan salah satu prioritas dalam 99 hari pertama dia menjabat, adalah akan membangun Mal Pelayanan Publik.

“Mal Pelayanan Publik tahun ini sudah harus ada. Jadi kami ingin ini. Harus, sifatnya wajib harus terwujud dalam 1-2 bulan. Gimana caranya harus terwujud. Selasa saya sudah kontrak sama Pak Menpan RB Tjahjo Kumolo untuk mal pelayanan publik ini,” kata dia, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Hal itu disampaikan H Arief Rohman SIP MSi, dalam rapat paripurna DPRD, dengan agenda mendengarkan pidato perdana Bupati Blora.

Hadir pula dalam rapat paripurna tersebut Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati ST MM, Forkopimda, dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Lebih lanjut Arief mengatakan mal pelayanan publik, akan menggunakan Gedung Konco Tani Dinas Pertanian Blora. Gedung tersebut dinilainya sangat layak untuk keperluan tersebut.

“Kami tempatkan di Konco Tani. Kalau buat gedung baru anggarannya besar. Di sana nanti ada pengurusan ratusan perijzinan di satu tempat. Tidak ada lagi itu keluhan investasi di Blora sulit. Nanti kita ubah semua itu SDM-nya. Kita cari anak-anak yang pinter, anak-anak yang kemarin kurang bagus, kita ganti dengan yang pintar-pintar semua,” ucapnya.

“Kami mohon dukungannya. Kami mencanangkan 99 hari sudah ada perubahan. Semua harus kompak melakukan perubahan,” kata Arif mengawali pidatonya.

Selain pembangunan Mal Pelayanan Publik, ada 8 program prioritas lain selama 99 hari kepemimpinannya, yaitu Ngantor di Rumah Sakit dalam arti meningkatkan pelayanan di fasilitas kesehatan karena Covid-19 masih belum mereda.

Selanjutnya, Ngopeni Kandang Kekurangan melalui Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT), mewujudkan Blora Satu Data, dan Blora Mengaji.

Selain itu menggelar musrenbang lansia, kelompok rentan, difabel, pemuda, serta perempuan dan anak. Juga membentuk satgas pupuk, untuk mengurangi kelangkaan pupuk.

Bupati juga menekankan akan membuat grand design peternakan terpadu, dari hulu sampai hilir. Ngopi bareng dalam rangka menjelang aspirasi masyarakat dan koordinasi lintas sektoral.

Pidato perdana yang disampaikan oleh Bupati Arief Rohman itu mendapat aplause dan respon positif oleh seluruh peserta rapat paripurna hingga akhirnya pimpinan dewan mengetuk palu menutup acara.

Usai menyampaikan pidato perdananya, Bupati Blora Arief Rohman dalam konferesi pers dengan sejumlah pewarta media menyampaikan bahwa media adalah partner dalam rangka untuk pembangunan yang ada di kabupaten Blora.

“Beritakan baik untuk yang baik, untuk yang jelek nanti kita perbaiki. Jadi kita ingin khususnya menggali potensi-potensi yang ada. Ya kita tidak anti kritik, silahkan kalau memang jalannya jelek, ya diberitakan tidak masalah,” ungkapnya.

Bupati Blora juga menyebut semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus punya media sosial (medsos).

“Ini juga pesannya Pak Ganjar (Gubernur Jawa Tengah). Kita ingin seluruh OPD harus punya medsos. Ketika Bupati dan Wakil Bupatinya ini bermedsos maka seluruh OPD, Dinas harus juga mengikuti,” tegasnya.

Seluruh dinas, kata Bupati, harus punya medsos dalam rangka untuk melayani masyarakat. Keluhan masyarakat ditanggapi.

“Jadi ya siap-siap jam 12.00 malam. Saya ini 24 jam. Tadi malam saya jam 12.00  telepon Pak Sekda. Ngecek sudah tidur apa belum. Sebab kita tidurnya jam 01.00 atau jam 02.00 dini hari. Maka harus mengikuti ritme juga,” ungkapnya.

Hal itu penting, bahwasanya ketika ada aduan masyarakat dari semua sektor ini segera bisa kita tindak lanjuti.

“Intinya kita ingin memberikan pelayanan untuk masyarakat di kabupaten Blora. Dan salah satu faktor terpentingnya adalah media. Kami tentu saja siap kerjasama,” kata Bupati.

Dia berharap nantinya ada anggaran untuk media dan diagendakan ngopi bareng bersama awak media.

“Sebulan sekali atau bagaimana mohon diatur,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati ST MM. Menurut dia, bahwa apa yang disampaikan oleh Bupati Blora Arief Rohman, intinya berdua harus sesarengan (bersama).

“Jadi apa yang disampaikan ke saya akan sampai juga kepada Pak Arief. Demikian sebaliknya, apa yang disampaikan kepada Pak Arief akan sampai juga kepada saya. Jadi, Insyaallah kami berdua akan sesarengan, bersama sampai lima tahun ke depan, ” ucapnya.

Menurutnya, akan memperjuangkan rakyat Blora, karena keduanya adalah pelayan masyarakat. (HS-08).

Share This

Terobos Palang Pintu, Anggota DPRD Kendal Meninggal Dunia Terserempet Kereta Api

Usai Dilantik, Hafidz – Hanies Ungkap 100 Hari Kerja Pertama Perbaiki Jalan Rusak