in

Program Kemandirian Pesantren, Gus Yaqut Minta Pemkab Rembang Mendata

Pertemuan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dengan Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Mochammad Hanies Cholil Barro’ di Kantor Bupati Rembang, Kamis (19/8). (Foto :Rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, meminta agar Pemkab Rembang dapat mendata pondok pesantren di wilayah itu, berkaitan dengan Program Kemandirian Ekonomi Pesantren dari Kementerian Agama.

Kemandirian ekonomi pesantren tersebut menjadi salah satu materi pembicaraan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dengan Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Mochammad Hanies Cholil Barro’ di Kantor Bupati Rembang, Kamis (19/8).

Menteri Agama yang akrab disapa Gus Yaqut itu, mengatakan program tersebut akan menyasar 5.000 pondok pesantren di seluruh Indonesia. Adapun bantuan yang akan diberikan, mulai dari permodalan, pelatihan, hingga pemasaran.

“Rembang ini banyak sekali pesantren, nanti mana ponpes di Rembang ini yang akan didorong. Mulai jenis usahanya apa, nanti kami bantu mengarahkan yang paling tepat dengan karakter pesantren. Kami bantu permodalannya, manajemennya, dan pemasarannya,” kata Gus Yaqut, yang juga merupakan kakak kandung Wakil Bupati Mochammad Hanies Cholil Barro’, atau yang lebih akrab disapa Gus Wabup Hanies.

Sementara itu Bupati Rembang H. Abdul Hafidz menyambut baik program kemandirian Pondok pesantren itu. Apalagi Rembang memang merupakan “Kota Santri”. Di wilayah ini terdapat  sekitar 20 ribu santri.

Diharapkan dengan Program Kemandirian Pesantren dari Kemenag ini, dapat memberikan bekal ketrampilan kewirausahaan bagi mereka setelah lulus dari Ponpes.

“Yang jelas program ini akan mampu mendorong pesantren ini lebih maju didalam mengelola pesantren, maupun setelah lulus dari pesantren. Jadi anak-anak pesantren punya ketrampilan supaya setelah lulus bisa hidup mandiri, kira- kira begitu konsepnya,” kata dia, seperti dirilis Rembangkab.go.id.

Pihaknya masih menunggu petunjuk teknis yang pasti dari kemenag. Rencananya program tersebut akan digulirkan tahun ini. Sejumlah ponpes yang nantinya diajukan untuk mendapatkan program. (HS-08)

Share This

Santuni Anak Yatim, Bupati Blora Minta Didoakan agar Pandemi Segera Berakhir

Walau Balajar secara Virtual, Siswa di Demak Tetap Berprestasi