in

Prof Totok Menguat, Pemilihan Direktur Polines Diharap Lewat Mufakat

Prof Dr Totok Prasetyo BEng MT IPU.

 

HALO SEMARANG – Menjelang pemilihan direktur Politeknik Negeri Semarang (Polines), sejumlah dosen senior mengingatkan anggota Senat untuk mengedepankan aspirasi dosen. Bahkan, direktur saat ini didorong untuk mengambil inisiatif menggunakan jalur musyawarah untuk mufakat apbila pemilihan langsung oleh dosen tidak memungkinkan.

Berdasarkan tahapan, pemilihan direktur Polines periode 2021 – 2025 bersama pejabat kementerian akan berlangsung Selasa, 14 September 2021, di kampus Tembalang, Semarang. Itu setelah 30 Agustus 202 lalu dilakukan wawancara terhadap para calon secara daring oleh tim Kemdikbudristek.

Saat penjaringan di kalangan dosen, beberapa waktu lalu, Prof Dr Totok Prasetyo BEng MT IPU meraup suara terbanyak. Totok sendiri baru saja mendapatkan konfirmasi surat keputusan pengangkatan sebagai profesor di bidang ilmu thermodinamika oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi per 1 Agustus 2021.

“Direktur Polines saat ini Ir Supriyadi MT dapat menginisiasi untuk melaksanakan pemilihan direktur secara musyawarah dan mufakat. Itu jika tidak memungkinkan pemilihan langsung oleh dosen. Jika dilaksanakan, ini akan menjadi pesta demokrasi kampus yang pertama di Indonesia yang memilih pemimpin tertinggi kampus secara musyawarah dan mufakat,” ungkap Puji Hariyanto, dosen Polines.

Lebih lanjut dosen senior Polines itu berharap saat pemilihan direktur, suara anggota Senat dan Kementerian sejalan dengan suara para dosen.

“Jangan sampai Senat tidak merepresentasikan suara para dosen,” tandasnya.

Dosen senior lainnya, Bambang Sumiyarso, mengungkapkan, bahwa ke depan Polines membutuhkan pemimpin yang memiliki kepemimpian kuat, humanis, memiliki jaringan, dan berpengalaman.

“Prof Totok merupakan sedikit dari profesor yang dimiliki politeknik. Di seluruh Indonesia, jumlahnya tak lebih dari sepuluh orang. Lebih-lebih kepemimpinan beliau sudah teruji, baik di Polines sendiri maupun di kementeraian,” ungkapnya.

Sekadar catatan, Totok merupakan mantan direktur Polines sekaligus mantan Direktur Pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti (kala itu).

Dia juga alumnus lembaga Polines ketika masih bernama Politeknik Undip.

“Sebagai guru besar sekaligus mantan pejabat di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, kontribusi Totok terhadap lembaga saya harapkan akan lebih optimal dengan memimpin lembaga ini,” imbuhnya.(HS)

Share This

Pacu Generasi Muda berbisnis, Bank Mandiri Gelar Wirausaha Muda Mandiri 2021

Dishub Semarang Dan Satlantas Polrestabes Semarang Periksa Truk Bermuatan Yang Akan Melewati Sigar Bencah